Warga DKI Rugi kalau Pilih Ahok

Put/MTVN/J-1
09/5/2015 00:00
Warga DKI Rugi kalau Pilih Ahok
(ANTARA/Vitalis Yogi Trisna)
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyambut baik hasil survei yang dilakukan lembaga Cyrus Network (CN) yang menyandingkannya dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk bertarung dalam Pilkada DKI 2017.

"Kalau ada (calon) yang lebih baik daripada saya dan kamu pilih saya, berarti kamu rugi. Harusnya kamu pilih calon yang lebih baik dari pada saya," kata Gubernur yang akrab disapa Ahok itu di Balai Kota, kemarin.

Ahok menilai warga DKI semakin pintar dalam memilih calon pemimpin.

Buktinya, Joko Widodo dan Ahok yang merupakan minoritas bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Ahok, banyaknya kepala daerah yang mencalonkan diri bisa membuat pilihan untuk warga semakin variatif.

Hal itu membuat masyarakat bisa lebih mengenal kebutuhan akan pemimpin yang tepat untuk memimpin Jakarta.

Bahkan menurut dia, lelang jabatan yang saat ini diterapkan dalam proses reformasi birokrasi supaya dilakukan juga untuk memancing bibit-bibit potensial dari luar daerah untuk mau berkarya dan mengabdi di Jakarta.

Jabatan pegawai negeri sipil (PNS) dari eselon 1 hingga 4 memang diseleksi secara terbuka tidak hanya untuk kalangan PNS DKI.

"Pak Jokowi dan saya targetnya ingin seluruh kepala daerah bisa maju ke Jakarta. Jadi punya stigma orang dari daerah seperti kami ternyata bisa memimpin Jakarta. Makanya kami lelang jabatan untuk picu seluruh kepala daerah itu baik. Orang Jakarta sekarang juga sudah bisa menerima kalau kamu punya rekam jejak baik, mungkin kamu bisa jadi Gubernur DKI," ujar Ahok.

Menurut survei yang gelar Cyrus Network, Ahok masih unggul jika bertarung dengan Ridwan Kamil dan Tri Rismaharini bila pilkada berlangsung saat ini.

Jika disandingkan dengan Ridwan Kamil, Ahok meraih 42,5% dan Ridwan 38,6%.

Jika bertarung dengan Risma, Ahok juga unggul dengan meraih 42,8% suara, sedangkan Risma mendapatkan 37,2%.

PDIP godok calon
Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menggodok siapa sosok yang akan mereka calonkan dalam Pilkada DKI 2017 mendatang.

Politikus PDIP Gembong Warsono memastikan bahwa calon yang akan mereka usung di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti ialah sosok yang mampu menyaingi Ahok.

"Penggodokan di partai kan sudah mulai. Kaderisasi itu dalam rangka pematangan kualitas kadernya. Nah, kaderisasi yang terus-menerus dan berkesinambungan itu akan menghasilkan kader yang berkualitas," ujarnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya