Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengakui masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih dari PAM Jaya. Sulitnya mendapatkan akses tersebut bukan hanya di satu titik saja.
"Bukan hanya saja di Semanan. Ada beberapa wilayah di Jakarta Barat belum masuk jaringan PAM," kata Rustam di Jakarta, Senin (10/8).
Pihaknya telah berupaya membuat kios-kios air untuk memenuhi kebutuhan air bersih ke warga. Rustam menyebut ada 100 RW lebih yang belum mendapatkan layanan air dari PAM Jaya.
"Kita bakal distribusikan dari kios air itu. Ada di beberapa titik atau RW yang belum ada jaringan PAM sekitar 100 lebih. Ada di Kamal, Pegadungan, Semanan, Cengakreng Timur," jelas Rustam.
Baca juga: Tarif Air Bersih di Kepulauan Seribu Lebih Mahal Dari Jakarta
Pembagian air bersih dari kios-kios air itu, ungkap Rustam, bakal dibagi rata ke tempat yang sulit mendapatkan air bersih.
Per hari bisa 1.000 liter air bersih disalurkan untuk kebutuhan warga Jakarta Barat.
"Jadi yang memasang kios itu PAM Jaya. Di sana ada petugas. Kami minta bantuan RT dan RW mendistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan," pungkas Rustam.(OL-5)
Warga mengisi wadah dengan air bersih dari sumber mata air di Desa Kaleke, Sigi, Sulawesi Tengah.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Efektivitas layanan air bersih tidak hanya bergantung pada infrastruktur pipa, tetapi juga pada manajemen penyimpanan di tingkat rumah tangga.
Ia menekankan, kebutuhan air bersih masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, terutama bagi warga yang belum memiliki sarana penampungan air.
PAM Jaya berkomitmen mengakselerasi perluasan jangkauan layanan air bersih agar mampu mengover seluruh wilayah DKI Jakarta secara total pada 2029.
Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 5.000 warga Palestina yang kekurangan akses air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved