Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATPOL PP DKI Jakarta tidak melarang warga untuk berjualan takjil selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, warga masih diperbolehkan berjualan takjil karena masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk berbuka puasa.
Namun, penjualan takjil diharapkan tidak di pinggir jalan agar tidak menimbulkan kerumunan.
"Jualan takjil tuh boleh-boleh saja selama dia berjualannya di tempat tinggalnya, rumahnya, perkarangan rumahnya. Kalau dia punya toko yah di toko atau warungnya. Harus perhatikan terkait dengan ketentuan protokol kesehatan covid-19. Misalnya pakai masker, tidak boleh berkerumun yah, sehingga apa yang dikhawatirkan terjadinya penularan virus dapat dihindari," kata Arifin saat dihubungi, Senin (4/5).
Satpol PP, kata Arifin, tidak akan segan-segan menertibkan dagangan takjil jika menimbulkan kerumunan. Ia pun meminta masyarakat tertib dalam melakukan kegiatan serta menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga :Kesadaran Wabah Minim, Anies: Pendidikan Kurang Merata
"Yah, itu tadi kalau mengganggu ketertiban umum, mengganggu PSBB pasti akan kami tertibkan," ungkapnya.
Menurutnya wilayah-wilayah yang masih menggelar dagangan takjil ada di Tanah Abang, Rawamangun, dan Jatinegara. Sementara untuk pusat jajanan takjil di Benhil justru sudah tutup.
Menurutnya, jumlah pedagang yang menjual takjil tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ada beberapa hal yang menyebabkan turunnya jumlah pedagang takjil seperti pedagang khawatir tertular covid-19. Selain itu masyarakat yang biasanya ramai membeli takjil tidak keluar rumah maupun tidak bekerja karena ada PSBB sehingga membuat jajanan takjil menjadi sepi.
"Ketiga, yah, ketika mereka berdagang juga berisiko tertular karena bertemu dengan orang-orang yang belum tentu mereka aman dari covid-19," tukasnya. (OL-2)
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan berbagi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antarumat beragama di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Anniversary yang tahun ini mengusung tema “INNSPIRIT NINE.” Di tengah hangatnya suasana bulan suci Ramadan
BPOM melakukan pengawasan terhadap pangan takjil melalui pengujian cepat menggunakan rapid test kit, 108 sampel (2%) tidak memenuhi syarat.
KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan persiapan matang dan menjaga keselamatan selama momentum mudik Lebaran 2026.
Pengawasan ini merupakan upaya preventif pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved