Polisi Buru Bos PSK Kalibata City

Beo/J-1
27/4/2015 00:00
Polisi Buru Bos PSK Kalibata City
(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)
MUNCIKARI F alias I yang mempekerjakan enam gadis di bawah umur sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Apartemen Kalibata City, Jakarta, rupanya tidak beraksi seorang diri.

Ada satu orang yang menjadi atasannya dan sekarang tengah diburu Subdit Reserse Kriminal Anak dan Wanita (Reknata) Polda Metro Jaya.

Kanit V Reknata Polda Metro Jaya Komisaris Rita Iriana mengatakan atasan F biasa dipanggil Ki Kumis.

"Itu hanya nama di Blackberry Messenger," kata Rita di Jakarta, kemarin.

Dari setiap pesanan yang ada, F akan menyetor uang ke Ki Kumis.

Rita menggatakan, selain digaji setiap bulannya, F mendapat persenan dari setiap PSK.

Aksi Ki Kumis dan F sudah berlangsung sejak November tahun lalu. F kini ditahan di Polda Metro Jaya.

Enam PSK yang sempat digelandang ke Polda Metro Jaya saat penggerebekan di Kalibata City pada Jumat (24/4) lalu sudah dibawa ke Rumah Perlindungan Sosial Anak dan Wanita di Pasar Rebo, Jakarta.

Enam PSK itu bekerja sepekan enam hari.

Rita bahkan mengatakan ada satu di antara mereka yang sudah hamil enam bulan.

"Namun, dugaannya ialah hamil bukan karena bekerja jadi PSK. Mungkin karena pacarnya. Sekarang masih didalami keterangan yang kami terima," kata Rita.

Warga Apartemen Kalibata City pun menuding pengelolaan yang buruk menjadi penyebab timbulnya prostitusi di apartemen tersebut.

"Kami warga Kalibata City sangat menyayangkan lingkungan kami menjadi tidak aman dan terkena reputasi negatif akibat dikelola orang-orang yang tidak bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup di Kalibata City," kata Umi Hanik, juru bicara Komunitas Kalibata City dalam siaran pers yang diterima, kemarin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya