Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1441 H pada 23 April 2020. Sidang isbat akan diawali dengan pemantauan hilal (rukyatul hilal) oleh Kanwil Kemenag Provinsi yang hasilnya dilaporkan ke Ditjen Bimas Islam sebagai bahan penetapan.
Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, dalam siaran persnya kemarin mengatakan hasil rukyatul hilal menjadi dasar pengambilan keputusan sidang isbat. “Rukyatul hilal tetap dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi pada 23 April saat terbenamnya matahari,” jelas Kamaruddin.
Namun, untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi virus korona (covid-19), pihaknya membuat protokol pemantauan dan sudah dikirim ke Kanwil Kemenag agar dijadikan panduan dalam pemantauan hilal.
“Peserta harus dibatasi maksimal 10 orang dan menyesuaikan dengan prosedur protokol kesehatan serta senantiasa physical distancing,” tutur Kamaruddin.
Selain itu, dalam pelaksanaan rukyatul hilal, antara area perukyat dan area undangan juga dibatasi dengan batas yang jelas. Sebelum memasuki area rukyatul hilal, semua peserta harus diukur suhu tubuhnya dan menggunakan masker.
“Bagi petugas yang merasa tidak sehat, tidak boleh mengikuti kegiatan rukyatul hilal,” tegasnya.
Lalu, setiap instrumen pemantauan, teleskop, theodolite, atau kamera, hanya dioperasikan satu orang, tidak saling pinjam pakai. Petugas juga dilarang berkerumun di sekitar instrumen pemantauan yang telah ditempatkan. “Sebelum dan sesudah digunakan, instrumen rukyatdibersihkan dengan kain yang dibasahi dengan cairan disinfektan,” katanya.
Sementara itu, dari Makassar, Sulawesi Selatan, yang bakal menjalankan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 24 April hingga 7 Mei mendatang, bertepatan dengan Ramadan, pemkot setempat meniadakan ibadah tarawih dan salat Jumat berjemaah di masjid.
“Itu nanti diatur dalam Peraturan Wali Kota Makassar bahwa itu tidak boleh diberlakukan, termasuk tidak ada buka puasa bersama. Semua dilakukan di rumah masingmasing karena harus selalu jaga jarak dan ingat selalu cuci tangan,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar Ismail Hajiali.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi menuturkan untuk kegiatan ibadah Ramadan warga muslim Jakarta diminta merujuk pada ketentuan atau seruan yang sudah ada di tengah pandemi. (LN/Ins/J-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved