Anies Imbau Unjuk Rasa Pelajar STM tidak Anarkis

Insi Nantika Jelita
25/9/2019 19:03
Anies Imbau Unjuk Rasa Pelajar STM tidak Anarkis
Sejumlah pelajar mengikuti unjuk rasa menentang UU KPK hasil revisi dan RKUHP, yang berujung ricuh di Jalan Tentara Pelajar, Palmerah.(Antara/ Aprillio Akbar)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal sekolompok pelajar STM yang menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Ia mewanti-wanti agar para pendemo tidak melakukan pelanggaran hukum.

"Jangan lakukan pelanggaran hukum. Jangan lakukan tindakan-tindakan yang memiliki konsekuensi pidana," ujar Anies di Jakarta, Rabu (25/9).

 

Baca juga: Ratusan Pelajar Anarkis Ditangkap di Depan Gedung DPR

 

Sekolompok pelajar STM tersebut diketahui menggelar unjuk rasa untuk menolak RUU KUHP dan revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adapun anarkis pelajar STM itu ramai diperbincangkan di media sosial karena sebagian dari mereka mengamuk dan melempari polisi dengan batu dan benda tajam lainnya.

Anies meningatkan, apabila unjuk rasa pelajar STM tersebut merugikan orang lain, maka penegak hukum akan berwenang mengambil tindakan tegas.

"Begitu sampai kepada tindakan hukum, akan selalu punya konsekuensi hukum. Penegak hukum memiliki kewenangan untuk menindak," kata Anies.

Ia kemudian menginstruksikan kepada kepala sekolah dan guru SMA untuk memantau tindakan anak didiknya dalam aksi demo yang juga melebar hingga ke daerah Slipi, Jakarta Barat.

"Jaga ketertiban dan kerapian. Saya juga instruksikan kepada kepala sekolah dan guru dari SMA atau STM untuk datang dan memantau anak-anaknya. Karena anak-anak ini jalan sendiri," tandas Anies. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Polycarpus
Berita Lainnya