Ahok Kecam Keberadaan PSK

MI
16/4/2015 00:00
Ahok Kecam Keberadaan PSK
(ANTARA/VITALIS YOGI TRISNA)
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak dapat menyembunyikan kekesalannya saat mengunjungi Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Mantan Bupati Belitung Timur itu langsung marah saat menginjakan kaki di lantai 3 pasar itu, sebab los untuk ratusan pedagang yang tidak digunakan itu dalam kondisi tertutup debu tebal. Alas karpet bekas pakai dan botol minuman kosong juga berserakan di lantai. Melihat pemandangan tersebut Ahok menggelengkan kepala dan berkomentar.

"Seharusnya PD Pasar Jaya mengelola Blok G dengan sepenuh hati. Kalau kosong begini, mana ada yang mau belanja kemari?" katanya.

Lebih pedas lagi, Ahok memvonis keberadaan para pekerja seks komersil (PSK) di sekitar Pasar Blok G sebagai biang kegagalan program revitalisasi fungsi pasar. Komentar itu terkait razia yang dilakukan Pemkot Jakarta Pusat beberapa waktu lalu yang menciduk sejumlah PSK di Pasar Blok G.

"Dijadiin lokalisasi, (pasar) Blok G kena sial. Kalau sepi begini kan jadi ada celah buat tempat penjaja seks. Pantas ramainya malam, jualannya PSK rupanya," katanya.

Sepinya pengunjung ke Pasar Blok G juga dikeluhkan sejumlah pedagang. Mereka menilai pasar tersebut sepi akibat pengelolaan pasar belum maksimal.

Delviarni, 50, salah seorang pedagang pakaian anak-anak di pasar tersebut menunjuk tidak difungsikannya eskalator secara optimal menjadi salah satu penyebab pengunjung enggan datang. Perempuan itu mengatakan eskalator hanya berfungsi pada akhir pekan, atau saat pengunjung pasar ramai. Di hari lainnya, eskalator dimatikan, dengan alasan tarif listrik mahal.

Padahal, ujarnya, bila eskalator difungsikan optimal, bisa membantu pengunjung menuju lantai atas, juga menunjang aktivitas para pedagang. Terlebih lagi, pasar di blok lainnya di Tanah Abang juga dilengkapi eskalator yang selalu difungsikan untuk memudahkan konsumen.

"Eskalator baru dinyalakan kalau Sabtu-Minggu sama kalau ada pejabat meninjau pasar seperti sekarang. Padahal, kalau dinyalakan terus, pasar bisa ramai," kata Delviarni.

Terkait dengan eskalator yang tidak difungsikan setiap hari, Ahok langsung menegur PD Pasar Jaya selaku pengelola. Ia meminta semua fasilitas yang dibangun difungsikan dan dirawat. "Mau ramai atau tidak, nyalakan (eskalator) setiap hari. Kalau begini, nanti masyarakat melihat kita tidak serius," ujarnya. (Put/DA/J-2) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya