Bambu Getah Getih Dibongkar, Warga: Sudah Kelihatan tak Layak

Rifaldi Putra Irianto
18/7/2019 16:26
Bambu Getah Getih Dibongkar, Warga: Sudah Kelihatan tak Layak
Petugas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat mengganti tanaman yang rusak di sekitar instalasi bambu Getah Getih, Jakarta, Minggu (23/6).(ANTARA)

INSTALASI seni pilinan bambu Getah Getih karya Joko Avianto yang menghiasi kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) telah dibongkar. Pantauan Media Indonesia, Kamis (18/7) hari ini, karya seni senilai Rp500 juta itu sudah tak tampak.

Petugas yang membongkar instalasi seni tersebut juga tak tampak di lokasi. Sementara, lalu lintas di Bundaran HI terlihat ramai lancar pada siang hari ini.

Baca juga: Soal Bambu Getah Getih, Anggota DPRD: Dulu, Katanya Tahan Lama?

Salah seorang warga yang melintasi kawasan tersebut, Dwi Saputra, 33, saat ditemui mengaku baru mengetahui bahwa instalasi seni tersebut sudah dibongkar. "Oh, sudah tidak ada ya, kemarin waktu lewat sini perasaan masih ada, " kata Dwi saat di temui di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (18/7).

Ia pun memaklumi pembongkaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI karna menurutnya memang sudah terlihat tidak layak.

"Kalau menurut saya memang sudah seharusnya dibongkar, keliatan memang sudah tidak layak, sudah tidak sekokoh pertama dipasang, daripada nanti membahayakan pengendara yang melintas, " jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan DKI, Suzi Marsitawati, menyebut material bambu telah rapuh karena diterpa cuaca hujan dan terik panas matahari secara bergantian. Material bambu itu pun tidak bisa lagi digunakan untuk membuat konten maupun bangunan. "Iya dilakukan pembongkaran karena bambunya sudah mulai rapuh," kata Suzi.

Sementara, pada titik berdirinya Getah Getih akan ditanami tanaman hias dan bunga-bunga hias. "Sementara ditanam border semak dan ground cover sambil menunggu instalasi lainnya. Itu tidak dapat digunakan lagi," pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya