Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 61% atau 1.378 unit armada angkutan lebaran di DKI tidak laik jalan. Hanya 876 unit armada yang laik jalan.
Angka itu didapat dari hasil prapemeriksaan bus atau 'praramp check' yang dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta selama kurun waktu 8 April hingga 24 Mei lalu.
Prapemeriksaan bus itu dilakukan di empat terminal angkutan antarkota antarprovinsi serta di markas-markas bus-bus AKAP yang ada di wilayah DKI Jakarta.
"Sebanyak 1.378 unit bus ditemukan tidak laik jalan. Artinya memang masih cukup banyak perusahaan otobus (PO) yang belum memperhatikan armadanya dengan maksimal," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko ketika dihubungi Media Indonesia, Minggu (26/5).
Di Terminal Pulogebang, sebanyak 97 unit armada ditemukan tidak laik dari total 154 unit yang diperiksa.
Sementara itu di Terminal Kampung Rambutan sebanyak 313 unit armada dinyatakan tidak laik jalan dari total 419 unit.
Baca juga: PT KAI Daop 6 Yogyakarta Selenggarakan Angkutan Motor Pemudik
Jumlah armada yang tidak laik jalan ditemukan lebih banyak di Terminal Kalideres yakni sebanyak 655 unit kendaraan tidak laik. Hanya 395 unit kendaraan yang laik dari total 1.050 unit kendaraan yang diperiksa di terminal di kawasan Jakarta Barat itu.
Sementara di Terminal Tanjung Priok sebanyak 162 unit kendaraan tidak laik dari total 198 unit kendaraan yang diperiksa.
Prosedur 'ramp check' merupakan prosedur wajib yang dilakukan semakin masif jelang musim arus mudik lebaran setiap tahun.
Dari rapat kerja yang dilakukan bersama dengan Kementerian Perhubungan, prosedur ini nantinya akan dijalankan hingga H+7 lebaran.
Sigit mengatakan pihaknya melakukan prosedur 'praramp check' lebih awal daripada yang telah ditetapkan oleh Kemenhub sebelumnya guna mengantisipasi agar PO dapat memiliki waktu yang lebih panjang untuk memperbaiki bus yang tidak laik jalan.
"Untuk kendaraan yang tidak lulus ramp check, PO Bus harus lakukan perbaikan sesuai catatan hasil ramp cek atau menyediakan bus pengganti," kata Sigit.
Dishub DKI juga memastikan seluruh angkutan pendukung arus lebaran di DKI juga siap menghadapi lonjakan penumpang. Ia menuturkan sudah berkoordinasi dengan Trans-Jakarta guna memaksimalkan armada Jak Lingko maupun bus Trans-Jakarta yang memiliki rute menuju terminal-terminal di area Ibu Kota.
"Termasuk itu. Kami pastikan ada layanan lanjutan selama 24 jam yang bisa digunakan masyarakat baik Trans-Jakarta maupun Jak Lingko. Kita ketahui bahwa Trans-Jakarta mengoperasikan Amari yang memastikan layanan Transjakarta 24 jam," tukasnya. (OL-2)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved