Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GELIAT perdagangan di Pasar Tanah Abang jelang bulan suci Ramadan diperkirakan akan terus meningkat,
Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja pun akan memperketat penjagaan dan pengawasan di pusat grosir terbesar di Indonesia itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang bertransaksi.
Kasatpol PP Tanah Abang Aries Cahyadi mengajak masyarakat terutama para pedagang untuk mematuhi peraturan demi kelancaran aktivitas pasar. Bentuk ajakan itu diantaranta dengan tidak berdagang di trotoar dan parkir sembarangan sehingga menimbulkan kemacetan.
"Tidak buang sampah sembarangan, jadi semua peraturan harus dipatuhi," kata Aries, di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (23/4)
Aries berharap dengan penempatan petugas Satpol PP di sejumlah titik diharapkan dapat meminimalisir tindakan pelanggaran yang dilakukan di kawasan Tanah Abang.
Baca juga : PKL Dadakan Banjiri Jalur Pedestarian Pasar Tanah Abang
"Kita melihat seminggu ke depan bagaimana prospeknya. Kalau dirasa masih kurang efektif akan dievaluasi, dan apabila dinyatakan bagus dipertahankan," terangnya.
Meskipun banyak pelanggaran yang ditemukan di lapangan. Aries menjelaskan kegiatan sosialisasi tidak cukup dalam waktu sehari. Oleh karena itu, mereka akan terus berinteraksi dan mengimbau masyarakat.
"Kita terus mengimbau ya, terutama kepada pedagang supaya mereka sadar, bahwa trotoar ini manfaatnya untuk kepentingan orang banyak bukan dimanfaatkan untuk berdagang," lanjutnya
Selanjutnya, pihaknya berharap PKL tidak memanfaatkan jalur pedestrian untuk berdagang. Apalagi jelang ramadan, upaya okupasi jalur pejalan kaki meningkat.
"Ini jalur pejalan kaki, karena kita mementingkan kepentingan masyarakat luas," lanjutnya.
Menurutnya, terdapat 300 lebib petugas Satpol PP gabungan berasal dari setiap kota, dan sebanyak 130 petugas dari kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat yang akan bertugas di seputaran pasar Tanah Abang. (OL-8)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved