Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mendorong agar tarif angkutan massal MRT dan LRT bisa segera disepakati. Pelaksana Tugas Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Mohammad Abbas mengungkapkan penetapan tarif bukan hanya menjadi bagian dari pengoperasian MRT dan LRT, tetapi juga menjadi indikator pemberian biaya operasional dari Pemprov kepada dua operator angkutan massal tersebut.
"Jadi kita nantinya tidak bisa berikan biaya operasional kalau tarif tidak segera ditetapkan. Padahal kan kedua perusahaan ini butuh biaya operasional untuk tetap berjalan," kata Abbas dalam rapat pembahasan tarif MRT dan LRT di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/3).
Baca juga: Anies: MRT dan LRT Tidak Bisa Digratiskan
Selain untuk tetap menjalankan kedua moda angkutan massal itu, Abbas juga menegaskan, adanya penetapan tarif menjadi dasar bagi kedua operator untuk tetap menjaga standar pelayanan dan pengoperasian.
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta nantinya akan membayarkan penagihan biaya operasional dengan persyaratan kedua operator tetap dapat memenuhi standar operasional atau service level agreement (SLA) yang dibuat.
"Jadi ketika mereka meminta dana subsidi atau Public Service Obligation (PSO), kita akan bayar tapi indikatornya selain jumlah penumpang dan biaya perawatan tetapi juga pelayanan, bagaimana ketepatan waktu, bagaimana kebersihan, pelayanan tiket, dan lainnya," ujarnya.
Sementara itu, rapat pembahasan tarif yang berlangsung bersama Komisi B hari ini belum membuahkan hasil. Komisi B masih belum menyepakati usulan tarif MRT sebesar Rp10 ribu per-10 km dan tarif LRT sebesar Rp6 ribu perpenumpang.
Dalam rapat, Ketua Komisi B DPRD DKI Suhaimi meminta kedua perusahaan memberikan paparan kajian simulasi tarif jika mengurangi biaya penyusutan serta kajian nilai subsidi jika tarif MRT dan LRT digratiskan bagi warga ber-KTP Jakarta. (OL-6)
Warga Jakarta bisa naik MRT, LRT, dan TransJakarta hanya Rp1 pada Jumat, 24 April 2026. Simak cara naik, jam berlaku, dan latar belakang kebijakannya.
Penumpang MRT Jakarta melonjak hingga 135.117 orang selama dua hari Lebaran 2026. Tarif Rp1 jadi pemicu utama minat warga gunakan transportasi publik.
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Pemprov Jakarta menetapkan tarif transportasi umum hanya Rp1 pada 24 April 2026. Berlaku untuk MRT, LRT, dan TransJakarta selama 24 jam penuh.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengurungkan rencana ekspansi jalur LRT Jakarta. Koridor Manggarai–Dukuh Atas yang sebelumnya masuk dalam skenario pengembangan kini dikaji ulang.
Program “Mudik ke Jakarta” disambut positif, ditandai lonjakan pengunjung wisata hingga ratusan ribu serta peningkatan signifikan pengguna MRT dan LRT saat Lebaran.
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
PT LRT Jakarta memutuskan memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Terintegrasi itu tidak hanya antar "backbone" atau tulang punggung transportasi saja seperti kereta api, MRT, BRT dan Transjakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved