MCM Minta Masjid tidak Dijadikan Tempat Penyebaran Hoaks

Micom
15/2/2019 15:35
MCM Minta Masjid tidak Dijadikan Tempat Penyebaran Hoaks
(ist)

MASYARAKAT Cinta Masjid  (MCM) terus berupaya merekatkan dan menyatukan umat muslim khususnya dan sesama anak bangsa pada umumnya.

Di antaranya, hal tersebut dilakukan dengan gerakan untuk mengajak para khatib dan pengurus masjid di Jakarta untuk berdakwah dengan sejuk dan menolak penyebaran hoaks di masjid.

"Saya lihat di sini sangat bersejarah sekali masjidnya. Semoga bisa terus jadi syiar Islam yang sejuk. Apalagi, hal ini menjadi pesan khusus Pak Presiden (Joko Widodo).

Sehingga nanti tidak hanya saat salat Jumat saja, tapi isya, subuh, dan sebagainya. Karena itu, kalau nanti saya datang lagi, mohon diterima," kata Ketua Dewan Pembina MCM, Budi Karya Sumadi, usai salat Jumat di Masjid Jami Al Mujahidin, Jalan Menteng Atas, Nomor 31, Kecamatan Setiabudi, Jakarta, Jumat (15/2).

"Saya iri dengan bapak-bapak di sini sebab tadi terdengar suaranya bagus, membaca Alquran-nya juga baik. Semoga kita semua bisa membaca dan belajar seperti ini," imbuhnya.

Budi Karya juga meminta agar para ulama terus menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan dengan menyampaikan dakwah yang penuh kesejukan dan cinta saat berceramah di masjid.

Dengan demikian, yang dibicarakan tentang kebaikan kepada umatnya, persis yang telah dilakukan para pendahulu negara ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum MCM, Wishnu Dewanto, menegaskan bahwa masjid itu harus dijadikan sarana untuk menyampaikan sesuatu yang positif dan sejuk.

"Kami terus mengupayakannya lewat roadshow ke seluruh masjid di seluruh Indonesia. Jadi tidak hanya di Jakarta atau Jabodetabek, tapi juga selanjutnya Jawa Barat. Bahkan Bali juga meminta, dan kami akan upayakan ke sana," terangnya.

"Kami juga berupaya menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian di masjid," tuturnya.

Sebelumnya, lanjut Wisnu, pihaknya telah menggelar  silaturahim dengan sekitar 600 khatib Jumat se-DKI. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan output yang positif dan iklim yang sejuk dalam menghadapi Pemilihan Umum Presiden 2019. (RO/OL-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya