Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Wakil Gubernur (cawagub) DKI dari PKS, Ahmad Syaikhu, mendatangi rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, di Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2). Syaikhu datang tanpa didamping dari pengurus DPW PKS DKI atau DPP PKS.
Pertemuan mereka berlangsung tertutup. Ketika ke luar, Syaikhu terlihat memegang buku Kebijakan Ahok. Saat ditanya, dia mengakui diberikan buku tersebut oleh Prasetio.
“Iya, saya dikasih buku Kebijakan Ahok. Kita sharing tentang pembangunan di DKI. Bagaimanapun beliau pernah memimpin Kota Jakarta,” kata Syaikhu.
Dia mengatakan, tujuan menyambangi rumah Prasetio hanya untuk silaturahmi dan bertukar pikiran mengenai perkembangan pembangunan Kota Jakarta.
“Silaturahmi biasa saja. Kita ngobrolin tentang Jakarta. Ya salah satunya, menanyakan bagaimana perkembangan yang ada dalam proses pergantian wagub dan lebih kepada
sharing membangun Jakarta ke depan lebih baik,” ujar Syaikhu.
Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, Prasetio menitipkan pesan agar apa yang sudah baik dibangun Ahok harus ditingkatkan dan disempurnakan. Namun jika dinilai tidak baik, ditinggalkan saja.
“Ya beliau berpesan, bahwa apa yang sudah baik kita tingkatkan dan kita sempurnakan,” ungkapnya.
Mantan wakil wali kota Bekasi itu mengaku siap menjadi wakil wagub DKI Jakarta, karena pihaknya sudah mempelajari program-program pembangunan Jakarta beserta visi dan misi gubernur DKI tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2018-2022.
“Ya kalau sepanjang ini saya ikuti proses. Insha Allah mudah-mudahan saya bisa berbuat yang terbaik. Saya sudah mempelajari RPJMD terkait fit and proper test. Ditambah lagi bahan (Buku Kebijakan Ahok) yang diberikan Pak Prasetio untuk dipelajari lagi. Ini bagian dari upaya kita mematangkan program-program yang kiranya bisa men- support Pak Gubernur,” ungkap Syaikhu.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, membenarkan telah memberikan pesan kepada Syaikhu, bila terpilih nanti dia harus bisa meneruskan kebijakan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang sudah baik demi kemajuan pembangunan Kota Jakarta.
“Ya benar. Saya minta agar apa yang sudah baik dikerjakan Pak Ahok harus diteruskan dan ditingkatkan. Kalau yang jelek-jelek, tinggalkan saja,” kata Prasetio.
Ia juga memberikan buku Kebijakan Ahok kepada Syaikhu agar mempunyai pengetahuan mengenai jalannya pemerintahan daerah di Provinsi DKI Jakarta. Mulai dari menjaga integritas sebagai pemimpin Kota Jakarta, menjalani roda pemerintahan yang sesuai aturan undang-undang, bagaimana kebijakan anggaran daerah yang sudah terbangun baik selama ini serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang prorakyat.
Seperti yang diberitakan, sebelum Syaikhu, cawagub PKS lainnya, Agung Yulianto mendatangi rumah dinas Prasetio pada 26 September 2018. Saat itu, dia didampingi Ketua Umum DPW PKS DKI, Sakhir Purnomo dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi. Dalam pertemuan itu, Agung juga diberikan buku berjudul Kebijakan Ahok oleh Prasetio. Buku tersebut berisi kebijakan Gubernur DKI ke-15, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang penyusunan dan pengelolaan keuangan Pemprov DKI.
Kemudian Ketua DPD Gerindra DKI, M Taufik, menyambangi rumah dinas Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, pada 16 Oktober 2018. Kedatangannya ke rumah dinas Ketua DPRD DKI untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai cawagub yang diusung dari Partai Gerindra. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved