Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASIi Lintas Jaya 2019 resmi digelar sejak Senin (11/2) lalu di seluruh wilayah Jakarta.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan DKI Jakarta Maruli Sijabat menyatakan selama Operasi Lintas Jaya berlangsung, pelanggaran yang paling banyak dijumpai yakni parkir liar.
Pada Kamis (14/2) sendiri, sebanyak kurang lebih 150 kendaraan pribadi di wilayah Jakarta telah diderek, dan diangkut oleh pihak dishub.
"Jenis pelanggaran yang paling banyak yakni parkir liar. Dan ini masih jadi domain utama dalam operasi lintas jaya," kata Maruli kepada Media Indonesia, Kamis (14/2).
Pelanggaran parkir liar tersebut, ujar Maruli, banyak ditemukan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Selain pelanggaran parkir liar, pihak disbub juga mengecek keterpenuhan surat-surat izin penyelenggaraan angkutan ataupun uji kelaikan kendaraan.
Sekira 170 kendaraan telah ditilang di wilayah Jakarta pada Kamis (14/2).
Baca juga : Dishub Siapkan Sistem Satu Arah Dukuh Atas
"Jenis pelanggaran jika dlihat dari kelaikan kendaraan, banyak ditemukan di Jakarta Timur dan Jakarta Utara," ucapnya.
Hingga kini, pihaknya telah menindak kurang lebih sebanyak 500 kendaraan dalam Operasi Lintas Jaya.
Maruli sendiri menyatakan, selama Operasi Lintas Jaya berlangsung, ketertiban masyarakat dalam berkendara mengalami peningkatan.
"Secara umum sudah mulai naik. Dari pelanggaran parkir liar. Sudah mulai meningkat angka ketaatannya," kata Maruli.
Dirinya menjabarkan, pada 2018 tercatat sekitar 19 ribu kendaraan yang diderek, sedangkan 2017 angka tersebut lebih tinggi, yakni mencapai 21 ribu.
Maruli berharap, tahun ini terjadi penurunan angka yang lebih signifikan
Meski begitu, Operasi Lintas Jaya, lanjutnya, bukan semata-mata hanya menurunkan angka pelanggaran berlalu lintas, melainkan juga mendorong masyarakat untuk beralih ke angkutan umum.
"Tapi yang terpenting, bukan penurunan angka pelanggaran, melainkan kita mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan umum," pungkas Maruli. (OL-8)
Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+7 Idulfitri 1447H/2026 atau Sabtu, 28 Maret 2026 mencapai 212.138 kendaraan.
Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi 28-29 Maret. Pemerintah imbau masyarakat hindari tanggal tersebut dan manfaatkan diskon tol 30%.
Polres Garut mengamankan mobil ambulans yang ugal-ugalan dan hampir menabrak anggota Polisi di jalan Lewo, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.
Adapun rinciannya antara lain, lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 685.453 kendaraan atau naik 3,25% dibandingkan tahun lalu.
Dalam teori lalu lintas, gerbang tol merupakan "bottleneck" atau titik penyempitan kapasitas akibat kendaraan harus melambat bahkan berhenti.
Jalur Puncak terpantau lancar pada H-7 Lebaran 2026 dengan volume 1.100 kendaraan/jam. Simak 6 titik rawan macet saat jam ngabuburit sore ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved