Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH aparatur pemerintah di Kota Depok menyalahkan jaringan internet sebagai penyebab belum maksimalnya perekaman dan pencetakan KTP elektronik. Jaringan internet yang sering putus atau offline membuat kerja pelayanan mereka tidak maksimal.
“Jaringan dari pusat sering eror. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin dalam pelayanan, tapi jaringan internet sering offline,” tutur Sekretaris Kelurahan Harjamukti, Sanan Hidayat, kemarin.
Dia mencontohkan saat pihaknya melakukan perekaman KTP-E massal yang digelar Sabtu (2/2) dan Minggu (3/2). Dari 1.057 wajib KTP-E, perekaman baru bisa dilakukan 75%. Sebanyak 982 warga tidak bisa merekam data karena jaringan internet dari pusat terputus.
Kelurahan Harjamukti berpenduduk 30.728 jiwa, 16.470 di antaranya wajib KTP-E. Warga tersebar di 86 RT dan 16 RW. “Dari 16.470 wajib KTP-E, sampai saat ini, sebanyak 15.407 penduduk sudah melakukan perekaman dan pencetakan KTP-E,” ungkap Sanan.
Dia menambahkan semua upaya perbaikan pelayanan telah dilaksanakan kelurahan. “Tapi kalau internet tidak berfungsi, kami tidak bisa apa-apa.”
Alasan yang sama juga terjadi di Kecamatan Tapos. Dari 289.607 wajib KTP-E baru 144.509 warga yang sudah mengantongi KTP-E.
Camat Tapos Hasanuddin mengatakan permasalahan ada pada jaringan internet. “Putus nyambung, putus nyambung. PR kita jadi banyak, warga jadi keganggu. Mau enggak mau, kita jadi entar deh, entar deh.”
Saat diminta konfirmasinya, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Henry Mahawan tetap optimistis 99% perekaman data dan pencetakan KTP-E sudah selesai sebelum pemilu legislatif dan presiden, pada 17 April.
“Kami berkepentingan dalam percepatan sehingga kami sendiri melakukan pengecekan ke lapangan, mulai dari kecamatan sampai kelurahan,” ujarnya.
Henry menambahkan, pengecekan dilakukan untuk memastikan validitas kondisi fisik data. Sementara itu, soal blangko KTP-E, sudah tidak jadi masalah lagi. “Ketersediaan blangko KTP-E aman. Dirjen sudah menyiapkan kebutuhan untuk Depok,” tandasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved