Gedung PN Depok Dirusak Orang tidak Dikenal

Kisar Rajaguguk
05/2/2019 19:10
Gedung PN Depok Dirusak Orang tidak Dikenal
(Ist)

GEDUNG Pengadilan Negeri Kota Depok dilempari benda keras hingga memecah sejumlah kaca. Untungnya, hakim, panitera, dan pegawai pengadilan negeri sedang tidak berada di tempat.

Ketua PN Kota Depok, Soebandi, mengatakanm dirinya belum tahu motif dan siapa pelaku perusakan gedung pengadilan tersebut.

"Saya belum mendapat informasi siapa pelaku yang melempari gedung karena kejadian dini hari," kata Soebandi di Depok, Jawa Barat, Selasa (5/2).

PN Kota Depok terletak di Jalan Boulevard Raya, Grand Depok City, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah Kota Depok.

Pengadilan Negeri berada satu kompleks dengan Kejaksaan Negeri Kota Depok, Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Depok, Kantor Imigrasi Kota Depok, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok serta Dinas Penyelamatan, dan Pemadam Kebakaran Kota Depok.

Soebandi mengatakan, pengadilan negeri yang berfungsi untuk memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara pidana dan perdata bagi rakyat pencari keadilan tersebut dirusak orang tak dikenal, Selasa (5/2) dini hari.


Baca juga: Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kosan
 

"Soal waktu dan pelaku masih dideteksi," ujarnya.

Soal pelemparan gedung, Soebandi mengetahuinya dari dua anggota satpam yang saat itu sedang berjaga. Kedua anggota satpam tersebut melaporkan gedung pengadilan dilempari orang tak dikenal dengan benda keras pukul 00.20 WIB.

"Satpam yang bertugas di pengadilan mendengar suara keras menghantam kaca depan utama. Karena kerasnya suara lemparan sampai-sampai terdengar ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok, dan DPRD Kota Depok. Satpam DPRD dan Kejaksaan yang mendengar juga langsung menghampiri," kata Soebandi.

Mendapat laporan, Soebandi dan beberapa hakim segera menuju pengadilan dan melihat kaca depan kantor pecah dan diduga akibat lemparan batu. Pelaku diduga melemparkan batu dari pagar gerbang yang terkunci untuk masuk ke kantor pengadilan.

"Pas kami datangi, kami lihat kaca berserakan di lantai. Pelaku melemparkan batu hingga memecah sejumlah kaca. Peristiwa langsung dilaporkan ke polisi untuk dilakukan penyelidikan," lanjut dia.

Soebandi belum dapat memastikan apakah ada berkas-berkas yang hilang dalam insiden tersebut. Saat ini sedang dalam penyelidikan polisi.

"Pagi pukul 09.00 WIB, kami lapor polisi. Saat ini kedua satpam dari pengadilan satu satpam dari DPRD telah dimintai keterangan oleh polisi. Untuk berkas belum cek semua. Selasa (5/2) kantor tutup karena libur nasional, besok Rabu (6/2) pagi lebih lengkapnya akan kami cek," paparnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya