Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK zaman Hindia Belanda, kawasan Glodok, Jakarta Kota, memang sudah menjadi pusat berbagai kegiatan. Dari wilayah bisnis, niaga, hingga kawasan kuliner.
Kawasan Glodok memiliki sejarah cukup panjang sebagai gudangnya makanan pecinan, yang enak-enak. Untuk pertama kalinya, Jiiscom menggelar 'Festival Kuliner Pasar Glodok' dengan menghadirkan kuliner terbaik dari kawasan Glodok dan sekitarnya.
Founder Jiiscom, Febriyanto Rachmat, melalui keterangan tertulis yang diterima Minggu (3/2), menjelaskan, pihaknya mempunyai konsep untuk mengangkat pasar ikonik Nusantara guna dibuatkan festival tahun ini. Di antaranya, Festival Pasar Glodok ini.
Ke depan, pihaknya juga akan menyelenggarakan Festival Pasar Klewer, Festival Pasar Beringharjo Yogyakarta, Festival Pasar Ateh Bukittinggi, Festival Pasar Cihapit Bandung, serta Festival Pasar Genteng Surabaya,
Febriyanto mengutarakan, generasi muda terutama kalangan milenial perlu diperkenalkan dengan pasar sebagai salah satu saksi sejarah bangsa yang menggerakan ekonomi rakyat dari zaman dahulu
Seperti kawasan Glodok, yang memiliki peran penting dalam proses berdirinya Kota Batavia hingga berkembang menjadi Jakarta. Di masa pemerintahan kolonial Belanda, kawasan Pancoran Glodok merupakan pintu gerbang utama menuju Kota Batavia dari arah Selatan.
Menurut warga setempat, sebutan 'Glodok' diambil dari suara air pancur, yang keluar dari sebuah bangunan kecil berbentuk segi delapan yang dibangun sekitar 1743 di tengah-tengah halaman Stadhuis (kini Museum Sejarah Jakarta). Bunyi air grojok-grojok dari pancuran itu lah oleh penduduk Tionghoa dieja sebagai glodok-glodok.
Bangunan ini banyak membantu serdadu Belanda karena mengalirkan air bersih, yang bisa digunakan sehari-hari. Dan kawasan Glodok juga dikenal dengan gudangnya makanan pecinan yang lezat.
Banyak juga yang sudah melegenda dan menjadi saksi sejarah kawasan Glodok dan sekitarnya. Untuk mengapresiasi kelezatan kuliner kawasan ini, Jiiscom menggelar Festival Kuliner Pasar Glodok yang digelar di Mal Ciputra Jakarta, mulai 23 Januari hingga 10 Februari 2019 mendatang, setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB.
Para pengunjung dapat merasakan kelezatan masakan legenda Glodok Pancoran dan sekitarnya. Seperti minuman Kopi Es Tak Kie, Es Sari Salju 899, Es Krim Medan Pak Apat, Teh Mekar by Adam Lie, serta Aneka Es dan Wedang Semarang. Ada juga penganan Otak-Otak Binatu asli Lookie, Cakwe Orchard, Pisang Goreng Srikaya Ahou.
Adapun untuk makanan 'berat'nta, tersedia Nasi Campur Tak Kie, Rujak Shanghai Encim, Pempek Eirin 10 Ulu, Bakmi Amoy, Kacang Ijo Pancoran Teddy, serta Sate Padang Petak IX.
Pengunjung juga bisa memanjakan lidah dengan Kuotie Shantung Ling, Swike, Lumpia dan Soto Kudus Semarang, Ketupat Cap Go Meh Gloria, Chicongfan Pak Karim, Mi Kangkung Tjandra, Sekba Tim 999, Kembang Tahu Mas Yaya, Pho pho's Kaloci, Bakso Gepeng dan Urat Gapong, Sari Tebu dan Kedondong Kiamboy, Sang Babi Bangka Aing, Master Kungfu Cha, serta Sate Kuah Pontianak Bang Anek, Nasi Ulam Misjaya, dan makanan lezat lainnya. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved