Sebarkan Amonia, Pabrik Es Didesak Ditutup

(JDP/J-1)
22/1/2019 07:00
Sebarkan Amonia, Pabrik Es Didesak Ditutup
(ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

WARGA Gunung Sindur, Kampung Poncol, RT 01/02, Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, menuntut penutupan pabrik es CV Indo Kristal yang telah menyebabkan ratusan warga terpapar oleh gas amonia, gas beracun dan berbau tajam yang berfungsi sebagai zat pendingin.

Menurut warga, selain per-usahaan itu menggunakan bahan berbahaya yang bisa mengancam kesehatan warga, keberadaan mereka dinilai tak memberi maslahat.

“Kami sebagai warga di sini tak pernah diberi kesempatan lapangan kerja. Eh sekarang malah kena gas beracun. Intinya warga ingin perusahaan itu ditutup,” ujar Herman, 40, salah satu warga Desa Curug yang terpapar gas beracun itu akibat bocornya pipa gas perusahaan tersebut.

Warga juga melihat adanya kejanggalan dari operasional perusahaan yang memulai kegiatan perdana pada Sabtu (19/1) . Pasalnya perusahaan itu mengaku telah mengan­tongi persetujuan warga untuk izin pendiriannya.
“Siapa yang teken izin itu? Kami dari warga enggak pernah dimintai pendapatnya,” kata Herman.

Kepala Desa Curug, Edi Mulyadi, mengungkapkan CV Indo Kristal sudah memiliki izin untuk beroperasi di wilayahnya. Izin-izin yang sudah dikantongi perusahaan tersebut meliputi izin operasional, izin warga, IPPT, amdal, dan SKDU yang sudah keluar sejak Agustus 2018.
Namun, atas peristiwa itu, Edi berencana membentuk tim untuk mengkaji ulang perizinan perusahaan itu. Menurutnya, kejadian kebocoran gas itu sudah masuk kategori kejadian luar biasa yang harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan hukum.

Pada Minggu (20/1) malam, pipa gas amonia milik perusahaan itu bocor hingga radius 1 kilometer. Akibatnya, gas beracun dan berbau menye­ngat itu membuat warga ramai-ramai datang ke klinik. Setidaknya 26 orang mengalami mual, 45 sesak napas, dan 42 lainnya pusing. (JDP/J-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya