100 Ribu Muslimat NU akan Hadiri Harlah di GBK

Selamat Saragih
17/1/2019 10:20
100 Ribu Muslimat NU akan Hadiri Harlah di GBK
(Ist)

KETUA PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Panitia Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU Yenny Wahid menyambangi Balai Kota DKI Jakarta, kemarin. Kedatangan mereka bertujuan membahas acara harlah ke-73 Muslimat NU yang akan diselenggarakan di Jakarta.

Menurut rencana, muslimat NU dari berbagai kecamatan di Indonesia akan menghadiri acara yang akan diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK) pada 26 Januari mendatang.

Khofifah menyatakan acara tersebut akan diikuti muslimat yang berasal lebih dari 100 ribu kecamatan. "Kita merencanakan 100 ribu kecamatan. Kita terus update, koordinasi dari berbagai provinsi," katanya.

Ia memaparkan ada sejumlah agenda yang telah disusun untuk masyarakat yang akan menghadiri acara tersebut.

"Mereka akan masuk GBK pukul 00.00 WIB. Mulai kegiatan pukul 02.30, salat hajat bersama, salat Subuh, serta takmil Quran. Acara dimulai pukul 07.00, 09.30 insya Allah sudah selesai," tutur Khofifah.

Yenny menilai acara peringatan harlah NU yang dise-lenggarakan di Jakarta akan memberikan energi positif bagi Ibu Kota.

"Ini adalah energi untuk DKI. Insya Allah akan bawa keberkahan untuk DKI," ucapnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendukung dan menyambut baik kehadiran sekitar 100 ribu muslimat NU di Jakarta.

"Bu Khofifah bersama Bu Yenny menyampaikan rencana kegiatan itu di Jakarta akhir bulan ini. Insya Allah, Pemprov DKI akan mendukung kegiatan HUT ke-73 Muslimat NU di GBK. Tadi pembicaraannya seputar rencana kegiatan dan bagaimana Pemprov DKI bisa mendukungnya," kata Anies seusai pertemuan.

Menurut Anies, pihaknya menyambut baik massa NU yang akan hadir di acara itu.

Kedatangan mereka pasti akan menggerakkan roda perekonomian Jakarta.

Karena itu, Anies optimistis warga Ibu Kota akan menyambut dengan tangan terbuka.

"Saya berharap masyarakat Jakarta menyambut mereka sebagai tamu bagi Ibu Kota," ucap Anies. (Ssr/Ata/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya