Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono mengapresiasi salah satu kar-yawannya, ARN, 25, yang berani melawan perampok saat tengah bertugas di loket Halte Trans-Jakarta Tegal Parang, Jakarta, Minggu (6/1) lalu. Berkat keberanian ARN itu, uang di loket dapat diselamatkan.
"Dia perempuan hebat, berani bertaruh keselamatan demi tugas. Manajemen Trans-Jakarta mengutuk aksi kejahatan yang terjadi di halte Trans-Jakarta," ujar Agung, kemarin.
Tindakan ARN itu, sambungnya, menjadi inspirasi bagi semua petugas layanan halte Trans-Jakarta agar selalu ramah, tapi tetap waspada. Guna mencegah terulangnya aksi kejahatan serupa, pihaknya akan meminta dukungan lebih banyak dari aparat untuk pengamanan di halte.
Kepala Humas PT Transportasi Jakarta, Wibowo, menambahkan, ARN untuk sementara waktu tidak dapat bekerja dan masih dirawat akibat trauma yang menimpanya.
Dari kamera CCTV yang berada di halte, terekam jelas korban didorong, dibekap, dicekik oleh pelaku, dan diancam akan dibunuh. Padahal saat itu halte tengah ramai. Sebuah bus Trans-Jakarta bahkan tengah berhenti karena menurunkan dan menaikkan penumpang.
"Korban menceritakan tentang pelaku. Mulanya pelaku minta informasi mengenai layanan Trans-Jakarta ke Ragunan. Setelah dijelaskan, ARN pun kembali beraktivitas seperti biasa," ujar Wibowo di lokasi kejadian.
Namun, seusai diberi penjelasan, pelaku masih tetap berada di halte itu meski beberapa bus Trans-Jakarta jurusan Ragunan telah melintas. ARN pun curiga dan berniat melapor ke petugas keamanan.
Belum sempat melapor, ARN keburu dibekap pelaku dari belakang. Pelaku berusaha membuka laci untuk mengambil uang di loket.
ARN memberontak dan berusaha menghalangi tangan pelaku masuk ke laci.
Keberanian ARN tak berhenti di situ. Diremasnya kuat-kuat alat kelamin pelaku dan ditendangnya sekuat tenaga.
Setelah terbebas dari bekap-an pelaku, ARN pun berteriak meminta tolong. Sontak para penumpang dan karyawan Trans-Jakarta lainnya langsung menolongnya.
"ARN meremas dan menendang alat kelamin pelaku, juga berteriak untuk meminta pertolongan. Seketika karyawan maupun pelanggan bus Trans-Jakarta lalu mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil kabur dengan menggunakan taksi," jelas Wibowo.
Perampokan serupa pernah terjadi pada April 2017 silam di halte bus PRJ JI Expo Kemayoran, Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat.
Kala itu, empat perampok bersenjatakan celurit merampas telepon seluler milik pegawai Trans-Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved