Mengurangi Macet, Empat Flyover Dibangun 2019

Selamat Saragih
09/1/2019 19:36
Mengurangi Macet, Empat Flyover Dibangun 2019
(MI/Bary Fathahilah)

DINAS Bina Marga DKI Jakarta akan membangun empat flyover (FO) dan perpanjangan satu underpass pada tahun 2019. Pembangunan flyover dan perpanjangan underpass tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan, keempat FO yang akan dibangun meliputi Sunter Permai, Pulogebang, Tanjung Barat, dan FO Lenteng Agung. Sementara, untuk underpass yang akan dibangun merupakan perpanjangan underpass Senen.

Baca juga: Pelantikan Eselon II tak Terlampir di Situs, Anies Beralasan Agenda Padat

"Underpass Senen akan diperpanjang agar pengendara dari arah Cempaka Putih menuju Jl Senen Raya tidak perlu melewati traffic light lagi," ujar Heru, di Jakarta, Rabu (9/1).

Dia menambahkan, FO yang dibangun tahun ini berfungsi untuk menghindari persinggungan langsung dengan jalur kereta. "Kita menargetkan tidak ada lagi perlintasan sebidang dengan kereta yang sangat rawan kecelakaan," jelasnya.

Menurut Heru, FO dan underpass akan dikerjakan dengan skema multiyears dengan nilai anggaran untuk pengerjaan fisik dan manajemen konstruksi dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebesar Rp467 miliar.

"Diharapkan paling lambat bulan Juli sudah ada kontrak pengerjaan agar proyek pembangunan bisa segera dimulai," ungkapnya.

Resmikan FO

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga meresmikan FO Bintaro Permai di Jl Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.Selain itu, Anies juga secara simbolis meresmikan FO Cipinang Lontar, Jakarta Timur.

"Alhamdulillah, kita sudah bisa meresmikan FO ini. Saya berharap, jalur lintas atas ini dapat meningkatkan arus mobilitas barang dan jasa," kata Anies.

Menurut dia, beroperasinya FO Bintaro Permai dan Cipinang Lontar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan, karena adanya perlintasan sebidang dengan jalur kereta. "Kami juga berharap, beroperasinya kedua flyover itu mampu mengurangi potensi kemacetan," jelasnya.

Untuk sekadar diketahui, FO Bintaro Permai memiliki panjang 391 meter dengan lebar 10 meter. Selain itu, jalan yang membentang di atas perlintasan kereta api ini juga dilengkapi trotoar dengan lebar dua meter.

Pembangunan FO Bintaro Permai yang dikerjakan sejak tahun lalu merupakan penghubung antara Jl Bintaro Permai dengan Jl Veteran. Adapun biaya pembangunan mencapai sebesar Rp63 miliar.

Sementara itu, FO Cipinang Lontar yang menghubungkan Jl Bekasi Timur dengan Jl Raya Bekasi dibangun sepanjang 550 meter dengan lebar 13 meter. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya