Tenggat Flyover Cengkareng Molor

(Ssr/J-1)
08/1/2019 07:20
Tenggat Flyover Cengkareng Molor
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/)

PENGOPERASIAN jembatan layang (flyover) Cengkareng, Jakarta Barat, yang sedianya dijadwalkan pada awal Januari ini dipastikan molor. Meski sudah ada penambahan waktu selama empat hari, pembukaan flyover itu belum kunjung dilakukan. Sampai sekarang jembatan layang itu masih ditutup untuk umum.

Kondisi itu berdampak pada diperpanjangnya penutupan pintu keluar tol di gerbang Rawa Buaya Jalan Tol Lingkar Barat. Penutupan masih dilakukan guna mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan di kawasan itu.

"Belum ada tanda-tanda dibuka, Mas. Dari tadi pagi belum ada pekerja. Hanya ada polantas (polisi lalu lintas) dan petugas dishub (dinas perhubungan) dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat," kata Selamat, 50, warga sekitar yang kebetulan berumah dekat dengan jembatan layang Cengkareng, Jakarta Barat, kemarin.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan pengerjaan perbaikan flyover Cengkareng akan memakan waktu 11 hari sehingga kemarin jembatan layang itu seharusnya sudah dibuka untuk umum.

Namun, berdasarkan pengamatan di lokasi, para pekerja masih melaksanakan sejumlah hal, baik di bawah maupun di atas jembatan. Sambungan antarbadan jembatan yang bergeser masih terlihat renggang, sekitar 10 sentimeter, sehingga sinar matahari bisa menembus hingga tanah.

Sementara itu, kepadatan lalu lintas di bawah jembatan sudah tak terjadi lagi karena banyak pengendara memilih tidak melintasi kawasan tersebut.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Endra S Atmawidjaja mengatakan, sejak pagi, upaya pengurangan kepadatan lalu lintas terus dilakukan petugas terkait.

"Dibuat rekayasa lalu lintas. Jadi, tunggu di sisi satunya kosong, baru kendaraan dari lawan arah dikasih jalan," ujar Endra.

Uji coba kekuatan

Di kesempatan berbeda, pejabat pembuat komitmen (PPK) di Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Erwin, mengatakan pihaknya belum bisa memberikan informasi mengenai pembukaan jembatan layang itu. Hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan dari pimpinan.

"Saya menunggu keputusan dari pimpinan kami," kata Erwin singkat.

Pelaksana Tugas Kasudinhub Jakarta Barat Leo Amstrong mengatakan pembukaan baru dilakukan setelah dilakukan uji coba kekuatan jembatan.

"Sesuai dengan info dari Kementerian PU-Pera, mereka akan melakukan pengujian dynamic loading test dulu. Kapan uji cobanya, itu yang saya belum dapat infonya," kata Leo.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya