Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, meninjau limbah busa di Kali Item wilayah RT 013/RW 01 Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Anies datang guna mengantisipasi polutan akibat sabun cuci yang membuat sungai di Jakarta tercemar, terutama Kali Sunter, Jakarta Utara.
Menurutnya, ada 3 solusi yang dapat dilakukan pihakanya. Pertama, berharap Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dapat mereview kembali standar pemakaian detergen atau sabun cuci. Karena terasa adanya pencemaran di seluruh Indonesia.
"Karena itu, solusi nomor satu adalah hulunya. Istilahnya adalah soft detergen, bukan hard detergen,” kata Anies, di Jakarta, Kamis (3/1).
Solusi kedua, lanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengatur lokasi pencucian motor dan mobil serta laundry di seluruh wilayah DKI.
Pengguna detergen juga diwajibkan memiliki pengolahan air limbah hasil pencucian kendaraan bermotor dan limbah hasil laundry.
Baca juga: Anies: Pergub Penggunaan Plastik Harus Dikoreksi
“Kita di Jakarta akan mengatur di mana saja kita boleh melakukan pencucian mobil dan laundry. Karena itu dilakukan secara massal,” lanjutnya.
Solusi ketiga, kata Anies, pihaknya akan menggalakkan pembangunan Instalansi Pengolhan Air Limbah (IPAL) komunal di kampung-kampung.
"Semua program itu merupakan solusi di hilir, hulunya adalah jenis sabun detergen, yang keras. Bahkan tidak ramah lingkungan," ujar Anies.
"Hal itu yang harus kita bereskan dan sekarang di seluruh dunia sudah melakukannya. Jadi sudah saatnya kita dunia berkembang melakukannya, di dunia maju sudah melakukan, sudah saatnya Indonesia pun bergerak ke arah sana." tandasnya. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved