Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH minimarket di jalan Tanah baru, Kecamatan Beji, Kota Depok dibobol pencuri, Rabu (2/1). Pelakunya diketahui seorang instruktur kebugaran di Kota Depok.
Dari hasil interogasi sementara, tersangka perampokan, Arino Prabowo, 32, mengaku merampok dan mengancam akan menembak mati para pekerja di pasar swalayan yang menjual segala kebutuhan sehari-hari karena terlilit utang.
"Masalah keuangannya sedang menumpuk dan dia punya banyak utang yang musti dilunasi. Ia juga mengaku sudah dikejar-kejar debt collector," ujar Kepala Polsek Beji Komisaris Yenny Boru Sihombing, Rabu (2/1) malam.
Baca juga: Disiplin Rendah, 4.494 PNS DKI Bolos Hari Pertama Kerja
Selain itu, pelaku juga mengaku terpaksa merampok lantaran butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari. Modusnya, pelaku sengaja mencari minimarket yang hendak tutup kemudian langsung merampok dengan mengancam menggunakan senjata api mainan dan senjata tajam.
”Dari minimarket tersebut, Arino menggasak sebuah brankas berisi uang Rp35 juta, “ ujar Yenny.
Yenny mengatakan, Arino punya cara tersendiri untuk mengelabui warga agar aksinya tidak mencurigakan. “Pelaku meminta para pekerja di minimarket untuk membuka seragam. Kemudian dia pakai biar aksinya tidak ketahuan orang,“ katanya.
Uang hasil rampokannya tersebut, sambung Yenny, rencananya akan digunakan pelaku untuk membayar hutang.. “Uang hasil rampokan sebesar Rp35 juta masih utuh. Belum digunakan karena sudah kita langsung tangkap,” paparnya.
Dikonfirmasi di tahanan Polsek Beji, Arino mengakui perbuatannya. Aksi itu dilakukannya seorang diri. Dengan bermodalkan senjata pistol mainan dan senjata tajam. Arino selanjutnya menggasak uang dalam brankas sebesar Rp35 juta.
“Saya paksa pekerja minimarket untuk membuka kode brankas. Saya nekat merampok karena terlilit utang. Saya punya utang Rp20 juta ke teman,” tukasnya.
Pria yang memiliki sejumlah tato di tubuhnya itu juga mengaku sudah beberapa kali melakukan perampokan. Sebelumnya, ia diketahui pernah menggasak minimarket di Jalan Keadilan, Sukma Jaya, Kota Depok. Disana, ia menggasak uang di brankas senilai Rp20 juta.
Pelaku juga mengaku sering nonton video perampokan di youtube. Sehingga dia pun terinspirasi melakukan hal serupa seperti yang ditontonnya. “Saya sering lihat youtube. Kalau pistolnya dapat dari temen,” katanya.
Atas perbuatannya tersebut, Arino terancam dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun. Polisi pun masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut.
“Kita kembangkan lagi dimana saja dia melakukan tindakan tersebut. Sejauh ini pelaku masih tunggal,” pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved