Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCAPENUTUPAN jalan Regional Ring Road (R3) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, yang dilakukan Jumat (21/12) di tengah malam atau sekitar pukul 23.00 wib, keluhan-keluhan bermunculan. Baik dari para pengguna jalan, maupun warga sekitar.
Utamanya adalah kemacetan yang terjadi di jalur Bantar Kemang, Katulampa hingga Parung Banteng. Bahkan akibat kecilnya ruas jalan, dan banyaknya kendaraan yang melintas, kerap kali jalur terkunci. Dampaknya kemacetan parah terjadi, karena kendaraan baik yang di jalur kiri maupun kanan tidak bisa bergerak.
Seperti yang terjadi di hari Senin (24/12) dan hari libur Natal atau Selasa (25/12). Pantauan Media Indonesia di lapangan, kondisi sudah tersendat selepas Bendung Katulampa. Parahnya adalah di sepanjang jalan Bantar Kemang, karena kendaran dari tiga arah bertemu di jalur tersebut.
Ketiga arah itu yakni dari Katulampa, Ciawi, Puncak, kemudian dari arah jalur R3 yang banyaknya adalah oengendara yang berbalik arah karena R3 ditutup dan dari arah Jalan Raya Pajajaran yang menuju arah Katulampa.
"Tadi sudah lama kejebak macet di Puncak, sekarang di sini. Ini sih, gak ada pemberitahuan jalur di tutup dari titik masuk," ungkap Ayatullah salah satu pengendara motor matic.
Ayat yang berboncengan dengan teman perempuannya itu mengaku kesal yang dirasakannya dua kali lipat. Karena dia menempuh jalur tersebut untuk menghindari kemacetan di jalur utama dari Puncak. Dia masuk dari Gadog, dengan maksud melewati jalur R3 karena tujuannya ke Jalan Baru, yang jarak tempuhnya lebih cepat melalui jalur tersebut.
Ya, jalan R3 adalah jalan yang dibangun Pemerintah Kota Bogor untuk mengurai, membelah kemacetan di jalur utama yakni Jalur Pajajaran yang hendak menuju Ciawi -Sukabumi ataupun Puncak.
Jalur dengan ruas atau lebar jalan yang besar itu memang nantinya bisa langsung menembus Puncak. Jalur tersebut pintu masuknya di Warung Jambu-Pandu Raya kalau dari arah Jakarta dan keluarnya di Gadog.
Sementara itu, akibat adanya konflik dengan salah satu pemilik lahan, meski sudah rampung pengerjaan, jalan tersebut belum bisa dilalui secara normal. Beberapa kali pemilik lahan menutup jalur tersebut.
Upaya hukum pun berlanjut hingga akhirnya keluar putusan dari Pengadilan Negeri Bogor. Dan berdasarkan hasil keputusan Pengadilan Negeri Bogor, per tanggal 19 September, Pemkot Bogor menutup sebagian ruas atau seluas 1.987 meter persegi dari jalan R3.
Ditemui di sela kegiatannya memantau pelaksanaan misa di sejumlah gereja, Senin (24/12) malam, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, meminta kepada warga Kota Bogor, warga sekitar jalur tersebut dan umumnya pengguna jalan untuk bersabar sebenatar.
Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya percepatan penyelesaian masalah R3 tersebut.
"Insyaalah, saya optimis akan berujung pada penyelesaian. Kami berusaha agar akses kemacetan bisa terkendali. Makanya tadi di rubah lagi titik penutupannya. Dibuat putaran baru oleh kadis,"kata Bima.
Dia mengatakan, pihaknya optimis masalah R3 akan segera selesaikan dan kembali bisa digunakan, karena komunikasi dengan pihak terkait terus terjalin. Selain itu, pencairan uang ganti rugi akan segera dilakukan.
Dia menyebut, dalam minggu ini selesai apresial. Kemudian di minggu pertama Januari uang ganti rugi akan dicairkan.
"Rp 15 miliar, itu cukup. Kalau pemilik lahan ini ruislag, bukan menginginkan tunai. Akan diselesaikan. Engga ada kendala. Semua saling menghormati agar semua proses selesai. Jadi wajar apabila pemilik lahan mengharapkan ini selesai, karena itu pun yang kita harapkan juga. Sekarang percepatan penyelesaiannya saja,"ungkap Bima.
Selama proses itu ditempuh pihaknya, Bima mengatakan, agar baik warga sekitar, pengguna jalan untuk tetap saling menghormati.
"Kalau ada penolakan dari warga perumahan yang jalannya digunakan, yah jangan. Kita hormati. Kembali lagi berpulang ke perumahan itu. Kalau tidak berkenan, ya engga bisa dipaksa.Jadi kembali ke jalur lama ke Parung Banteng. Walau pun ada kemacetan, tapi ini untuk sementara karrna tidak bisa dihindari. Makanya kita usahakan supaya dipercepat.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved