Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GEREJA Katedral, Jakarta Pusat, akan menerapkan sistem pemesanan kursi pada 24 Desember 2018 untuk menertibkan umat kristiani yang akan mengikuti misa malam Natal agar tidak terjadi kepadatan di dalam gereja.
Sistem yang baru diterapkan tahun ini sebenarnya sudah dirancang pada Natal 2017 menyusul terjadinya rebutan kursi umat kristiani di dalam gereja.
"Sebelum diterapkan, pastor-pastor di Katedral sangat prihatin menyaksikan terjadinya saling 'sikut' antarumat untuk mendapatkan tempat di dalam gereja. Bahkan, sampai ada joki kursi pada misa malam Natal," ujar Kepala Humas Gereja Katedral, Susyana Suwadie, di Jakarta, kemarin.
Susyana mengatakan sistem pemesanan kursi dapat dilakukan melalui aplikasi daring untuk umat kristiani yang terdaftar di Gereja Katedral. Sementara itu, umat kristiani yang tidak terdaftar bisa mendaftar langsung ke gereja pada hari yang telah ditentukan.
"Untuk registrasi, umat yang terdaftar di Paroki (Gereja) Katedral dapat lewat aplikasi daring dengan mengisi username, password, nomor KK BIDUK (Kartu Keluarga Basis Integraso Data Umat Keuskupan), dan tanggal lahir," kata Susyana.
Dia menambahkan, pendaftaran langsung dilaksanakan pada 1,2,8,9,15,16, dan 22-23 Desember 2018 setiap pukul 16.00-20.00 WIB pada Sabtu dan 08.00-21.00 WIB pada Minggu.
Sejauh ini, antusias umat kristiani yang memesan kursi untuk mengikuti misa malam Natal cukup besar. Susyana mengimbau umat agar mengikuti arahan dari petugas gereja selama perayaan Natal.
"Cukup variatif. Umat dari luar Gereja Katedral pun juga banyak yang memesan kursi untuk mengikuti misa malam Natal minggu depan," katanya.
Pada perayaan malam Natal tahun ini, Gereja Katedral menyediakan 650 kursi di dalam gereja, 600 kursi di aula gereja, dan 3.000 kursi di tenda.
Sistem pemesanan kursi hanya untuk di dalam gereja, sedangkan di aula dan tenda luar gereja tidak perlu melakukan pemesanan kursi.
Dia mengatakan misa pertama pada 24 Desember 2018 yang akan digelar pada pukul 17.00 WIB sudah terpesan semua, sedangkan misa kedua pada pukul 20.00 sudah dipesan 87%, dan misa ketiga pukul 22.00 WIB sudah dipesan 21%.
Lewat sistem pemesanan kursi tersebut, Susyana berharap umat kristiani dapat perayaan mengikuti misa malam Natal dengan tertib dan khidmat.
Sementara itu, untuk mengamankan perayaan Hari Natal, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri (Karopenmas) Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, mengatakan Polri telah memetakan seluruh potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved