Pengendara Cemas Ancaman Pohon Tumbang di Bekasi

Gana Buana
15/12/2018 17:15
Pengendara Cemas Ancaman Pohon Tumbang di Bekasi
(ilustrasi)

SEJUMLAH pengendara mulai merasa khawatir dengan keberadaan pohon rindang yang ada di Kota Bekasi. Sebab, angin kencang kerap melanda wilayah tersebut hampir tiap sore hari.

"Kami tidak mau jadi korban, pemerintah harus mulai memperhatikan dahan, daun dan pohon rindang," ungkap Eko Suprana, 32, salah satu pengendara yang lewat di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur, Jawa Barat Sabtu (15/12).

Eko mempertanyakan sampai akhir tahun ini pemerintah tidak kunjung memangkas pohon yang rindang. Padahal musim hujan selalu datang di penghujung tahun sampai tahun baru.

"Musim hujan kan sudah diprediksi setiap tahun pasti datang, harusnya di pertengahan tahun pemerintah melakukan pemangkasan. Tapi malah dibiarkan,” kata dia.

Pengendara lainnya pun mengeluhkan hal serupa. Airlangga merasa, perhatian pemerintah amat minim dari keberadaan pohon rindang. Ia khawatir, pemangkasan pohon baru dilakukan saat ada korban luka atau jiwa yang tertimpa.

"Tiap tahun pasti ada anggarannya, masa dibiarkan saja pohon rindang. Kalau nanti ada korban, apa pemerintah mau bertanggung jawab?," kata dia.

Menurut Airlangga, terakhir kali pemangkasan pohon yang dilakukan pemerintah pada satu tahun lalu. Saat itu, ada belasan petugas dari bidang pertamanan memangkas pohon menggunakan peralatan serta mobil untuk mengangkutnya.

"Jangan sampai kejadian pohon tumbang seperti di Pasar Baru, Bekasi Timur, pada Kamis (21/11) lalu terulang kembali. Untungnya nggak ada korban luka dan jiwa atas musibah itu," tandas dia. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya