Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA tiga masalah yang menghantui Ibu Kota setiap musim penghujan tiba seperti sekarang ini. DKI Jakarta bukan hanya dihantui bencana banjir, tapi juga potensi bencana tanah longsor dan pohon tumbang.
"Hujan deras disertai angin kencang menjadi penyebab rentannya DKI Jakarta terhadap ancaman dari tiga jenis potensi bencana itu," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) DKI, Suzi Marsitawati, di Jakarta, Kamis (13/12).
Suzi menambahkan, pohon tumbang bukan hanya disebabkan hujan disertai angin kencang, tapi juga akar pohon yang tidak lagi kokoh karena sudah tua.
Terkait dengan hal itu pihaknya memastikan bakal mengganti rugi kendaraan yang tertimpa pohon. Selain melakukan antisipasi dengan memangkas pohon yang tergolong tinggi, juga mengecek setiap akar-akarnya tergerus air hujan, lanjut Suzi.
Bencana banjir masih terjadi secara sporadis di sejumlah titik. Meskipun Pemprov DKI sudah melakukan pendataan dan inventarisasi wilayah rawan banjir. Rupanya tindakan tersebut belum mampu mengamankan areal dari potensi bencana banjir. Namun sekarang sudah ada perbaikan, sehingga banjir cepat surut tidak terlalu mengganggu aktivitas warga.
Banjir bisa ditemukan di daerah Pancoran, Mampang Prapatan, MT Haryono, Duren Tiga kebetulan seluruhnya di daerah Kotamadya Jakarta Selatan. Di sejumlah titik banjir juga ditemukan adanya pohon tumbang yang bisa menelan korban, jelas Suzi.?
Sesuai data Dishut DKI Jakarta disebutkan, pohon tumbang yang menimpa kendaraan bermotor terjadi lebih dari 190 kali selama musim penghujan dalam dua pekan terakhir. Peristiwa teranyar terjadi antara lain di Pasar Santa, dan Mal Kota Kasablanka, Rabu (12/12).
Sementara itu, Gubernur DKI, Anies Baswedan, menegaskan, jajarannya sudah melakukan antisipasi dengan menempatkan pompa-pompa di daerah dataran rendah untuk mengendalikan debit air. Saluran air di gorong-gorong juga dijaga kebersihannya, sehingga tidak menghambat aliran air
"Sedangkan jangka lebih panjang adalah pembangunan drainase vertikal yang nanti akan dibangun secara masif Insya Allah tahun 2019 kita akan mulai di seluruh Jakarta," kata gubernur DKI menjawab pertanyaan wartawan tentang langkah diambil guna antisipasi bencana banjir.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI memiliki data terkait potensi longsor akibat curah hujan yang tinggi. Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan salah satu wilayah yang paling potensial, khususnya di wilayah bantaran sungai. Artinya langkah merelokasi menjadi solusi untuk menata wilayah potensi longsor.
Menurut Anies, terhadap bangunan yang punya risiko longsor tidak ada pilihan selain membongkarnya. Dia juga menegaskan bangunan liar yang dibangun tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bakal ditertibkan.
"Jadi yang tinggal di situ punya pilihan, mau kejadian seperti ini atau cari tempat lain yang lebih aman," kata Anies. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved