Bayi Dibuang di Jalanan, 37 PSK Diultimatum

Kisar Rajaguguk
13/12/2018 13:20
Bayi Dibuang di Jalanan, 37 PSK Diultimatum
(ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

PULUHAN pekerja seks komersial (PSK) terjaring operasi gabungan. Mereka diamankan terkait kasus penemuan bayi perempuan baru lahir lengkap dengan ari-ari di tepi jalan kawasan Sawangan, Kota Depok.

Penertiban terhadap puluhan pekerja seks komersial atau PSK ini dilakukan puluhan petugas gabungan dari Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Rabu (12/12) malam hingga Kamis (13/12) dini hari.

Operasi gabungan ini untuk melacak siapa ibu dari bayi malang yang ditemukan oleh warga Sawangan, pada Rabu (11/12) lalu. Mengingat, pihak Dinas Sosial Kota Depok belum berhasil mengungkap siapa perempuan yang telah melahirkan dan membuang bayi perempuan malang yang terbungkus kain bersama dengan ari-arinya.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok Ahmad Kafrawi menuturkan siapa perempuan yang melahirkan serta meletakkan bayinya di tepi jalan di samping Musholah, kawasan Sawangan, Kota Depok hingga kini masih belum jelas. 

“Hingga kini Dinas Sosial belum menemukan titik terang kasus tersebut,“ kata Kafrawi kepada Media Indonesia Kamis (13/12).

Baca juga: DKI Jakarta Paling Demokratis se-Indonesia

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap puluhan PSK yang terjaring operasi gabungan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pendataan wanita hamil dan yang telah melahirkan di kawasan Sawangan.

Terkait dengan bukti-bukti yang mengkaitkan kepada pelaku pembuangan bayi tersebut, Kafrawi menjelaskan sangat minim yang mengarah kepada pelaku.

“Bukti di lapangan juga minim mengarah ke pelaku, tapi kami akan berusaha mencari tahu siapa sebenarnya ibu bayi tersebut,” jelasnya.

Sementara ini, lanjut Kafrawi, keberadaan bayi malang tersebut kondisi sehat dan dalam diagnosis tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Hasil diagnosis dokter mengatakan jika keadaan bayi tersebut saat ini sehat dan secara keseluruhan tidak ada kelainan 

“Keadaanya baik, tapi masih menjalani fototerapi karena sempat menguning, tapi secara umum bayi malang itu sehat,” ujarnya.

Terpisah, Asisten Administrasi Pemerintahan Kota Depok yang juga Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP, Yayan Arianto menuturkan dari 37 PSK yang terjaring razia tidak satupun yang mengaku melahirkan dan membuang bayi. 

“Sudah kita introgasi tetapi tak satupun mengaku,“ kata Yayan Kamis (13/12).

Penertiban ini tidak hanya terhadap PSK dan lelaki hidung belang. Tetapi juga menyasar premanisme, pemabuk, pengamen, gelandangan dan lainnya.

"Tidak hanya PSK, operasi juga menyasar pemabuk, premanisme, pengamen dan lainnya yang meresahkan warga. Apalagi pada saat menjelang perayaan Ntal dan Tahun Baru 2018," ujar Yayan.

Dalam razia Kamis dini hari tersebut, petugas gabungan menemukan puluhan kondom dan mengamankan 37 PSK, 36 pedagang kaki lima (PKL) 12 anak jalanan, dan 190 botol minuman keras dari kafe remang-remang di Pancoran Mas, dan Beji 

“Mereka kami data dan dilakukan pemeriksaan. Pendataan dilakukan agar mereka jera, sehingga tidak mengulangi perbuatannya." (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya