Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA perumahan Cluster Adena, Graha Raya, Tangerang Selatan, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) tidak bertindak sepihak dan sewenang-wenang atas desakan warga Perumah-an Pondok Jagung 2, yang pada Senin (10/12) berdemo di kantor Satpol PP soal batas wilayah bagian barat Cluster Adena.
Warga Cluster Adena berharap sistem permukiman mereka tak berubah, seperti yang telah dijanjikan pengembang, yakni bersistem cluster.
"Warga membeli rumah di sini dengan perjanjian dalam bentuk cluster, hanya satu pintu yang menjadi akses keluar-masuk perumahan. Kami masih ada bukti brosurnya," ujar H Budiono, Ketua RW 10, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Karena itu, ia berharap Pemkot Tangsel dapat bertindak bijak dalam menyikapi desakan warga Perumahan Pondok Jagung 2 yang meminta akses jalan melewati Perumahan Cluster Adena.
Selain itu, sambung Budiono, pihak pengembang yaitu PT Jaya Real Property juga dari awal telah menyediakan akses jalan utama untuk Perumahan Pondok Jagung 2.
Anehnya, akses jalan yang dibuka pengembang itu justru kemudian ditutup oleh warga Pondok Jagung 2. Warga justru memilih jalan yang melintasi Cluster Adena untuk keluar masuk perumahan mereka.
Ia juga menegaskan, fasilitas umum dan fasilitas sosial Cluster Adena yang telah diserahkan pengembang kepada Pemkot Tangsel adalah untuk kepentingan warga Cluster Adena.
"Memang betul, seluruh jaringan jalan di dalam perumahan kami, sebagaimana jaringan jalan di dalam perumahan lainnya yang sudah diserahterimakan, adalah ditujukan untuk kepentingan umum, yaitu kepentingan umum warga penghuninya. Masyarakat umum dari luar yang akan memasuki dan menggunakan manfaat dari jalan dalam perumahan kami, kami persilakan, tentunya dalam kapasitas bertamu melalui pintu gerbang di depan, menggunakan aturan bertamu juga tentunya. Sama kayak di tempat-tempat lainnya," imbuh Budiono.
Ia berharap persoalan tersebut segera tuntas, dapat dimediasi dengan bijak oleh Pemkot Tangsel, tanpa merugikan warga perumahan Cluster Adena.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved