Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKRUT Utama PT MRT Jakarta William Sabandar memastikan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan pendukung jalur pejalan kaki dan kaum disabilitas untuk memudahkan akses ke stasiun MRT.
"Pejalan kaki dulu dengan penyandang disabilitas, sepeda ngurusnya agak rumit kalau nanti memang ada," kata Willy, di Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pemprov DKI Jakarta, Rabu (12/12).
Baca juga: Pemerintah Diminta Segera Putuskan Harga Tiket MRT
Menurutnya, kebutuhan untuk pejalan kaki dan kaum disabilitas lebih diutamakan. Pasalnya, mekanisme untuk bike share harus dilakukan dengan sistem tersendiri."Saya juga sudah liat di Singapore aja belum terlalu bagus, bike sharing ini kan susah, kita lepas dan orang bisa lepas dimana-mana belum teratur, itu sebabnya kita bersatu dulu," jelasnya.
Oleh karena itu, pembangunan fasilitas pendukung akan terus ditingkatkan, mulai jalur pejalan kaki, penyandang disabilitas dan memastikan kendaraan bermotor tidak masuk ke dalam stasiun."Fasilitas pejalan kaki penting. Kalau fasilitas pejalan kaki tidak memadai pasti orang tidak akan mau naik," terangnya.
Baca juga: Seluruh Stasiun Fase 1 MRT Siap Beroperasi
Selanjutnya, kata Willy, komitmen keselamatan kerja dinilai penting sekali. Pasalnya, jika penumpang merasa tidak aman menggunakan ini maka akan sulit membangun kepercayaan penumpang."Kemudian komitmen keamanan stasiun kereta, kita punya staf keamanan, proses pengadaannya bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI juga," lanjutnya.
Pastinya aspek keamanan, seperti pengunaan kamera CCTV di Stasiun MRT juga akan dilengkapi. Bahkan setiap kereta ada coverage dari CCTV."Prasarana dan sarana pendukung. Kita integrasikan dan interkoneksi fasilitas pejalan kaki. Kemudian interkoneksi ke semua trasnportasi," pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved