Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan guna mengintegrasikan sistem tiket transportasi umum di Jakarta, nantinya tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta akan melakukan join ventura atau membentuk anak perusahaan khusus. Ketiganya, yakni PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT Masa Rapid Transit (MRT) Jakarta dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Iya, integrasi ticketing akan dilakukan secara bertahap. Prinsipnya begini, bukan persoalan kita punya kartu sendiri atau kartu orang lain, tapi persoalannya apakah kartu ini bisa digunakan dan masuk transportasi publik," kata Willy, di Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pemprov DKI Jakarta, Rabu (12/12).
Baca juga: Pemerintah Diminta Segera Putuskan Harga Tiket MRT
Dia memastikan skema tiket integrasi tersebut atau tiket Electronic Fare Collection (EFC) ditargetkan akan rampung sebelum Maret 2019. Pasalnya, target pengoperasian MRT di bulan tersebut. "Sedang digagas, disiapkan mekanismenya, baik teknis atau pun administrasinya. Konsepnya kita akan duduk bersama untuk pembicaraan lanjutnya," sebutnya.
Nanti, sambungnya, outputnya setiap tranportasi di Jakarta memiliki kartu sendiri, tidak menjadi persoalan. Karena yang ditekankan, apakah kartu-kartu tersebut dapat digunakan disetiap transportasi publik.
"Misalnya, kartu TransJakarta bisa dipake MRT kan tidak ada masalah, demikian sebaliknya. Fokusnya melakukan pelayanan terintegrasi dalam ticketing," paparnya.
Meskipun demikian, pihaknya belum dapat merinci proses sistem subsidi yang diberikan kepada perusahaan. Mengingat ada kebijakan pemerintah dalam pemberian subsidi atau Publicly Service Obligation (PSO) kepada perusahaan milik negara. "Kalau perhitungan PSO masing-masing perusahaan itu kan bisa terpisah. Mekanisme join venture belum kelihatan seperti apa, moda atau otoritas belum kita bahas," lanjutnya.
Selain itu, anak perusahaan dari tiga BUMD tersebut tidak mengejar keuntungan. Melainkan lebih mengutamakan kepentingan publik. "Jadi belum bahas mengenai profit, tapi bahas mengenai pelayanan, pelayananya seperti apa? Harus ada satu badan kan. Nah itu join ventura BUMD," pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved