Gratis, Lima Mikrobus ke Tanah Abang

(Ssr/Ant/*/J-2)
12/12/2018 10:45
Gratis, Lima Mikrobus ke Tanah Abang
(Dok Pribadi)

MANAJEMEN PT Transportasi Jakarta mengoperasikan lima mikrobus di Tanah Abang mulai kemarin dan akan gratis selamanya bagi pengguna Jak Lingko.

"Gratis untuk penumpangnya. Penumpangnya cukup pegang kartu, tapping, dan enggak boleh ada yang tarik uang lagi," kata Direktur Utama PT Trans-Jakarta Agung Wicaksono di Jakarta, kemarin.

Perusahaan telah berkontrak dengan Trans-Jakarta sesuai dengan kilometer (km) yang ditempuh. "Dia akan dibayar," tambahnya.

Agung menjelaskan bayaran untuk Tanah Abang sekitar Rp3.800 per km dengan hitungan 180 km per hari. Jumlah itu dinilai sangat memadai untuk membayar operasional angkutan terintegrasi.

Sebelumnya, Jak Lingko di Tanah Abang melayani delapan rute, yakni OK 7 Grogol-Tanah Abang, OK 8 Roxy-Bendungan Hilir, OK 9 Roxy Mas-Karet, OK 10 Tanah Abang-Kota, OK 11 Tanah Abang-Kemayoran Lama, OK 12 Tanah Abang-Kebayoran Lama, OK 13 Tanah Abang-Jembatan Lima, dan OK 14 Tanah Abang-Meruya Ilir.

Animo masyarakat Jakarta untuk menikmati layanan integrasi angkutan kota yang tergabung dalam Jak Lingko (sebelumnya dinamai OK Otrip) terus semakin meningkat. Hal itu terlihat dalam penjualan kartu Jak Lingko yang meningkat hingga 187% pada November 2018.

"Kalau kita lihat, sejak OK Otrip diluncurkan, lalu diganti dengan Jak Lingko, kita melihat selama tiga bulan terakhir ini, pertumbuhannya sangat signifikan. Ini sejalan dengan penambahan jumlah armada angkutan bus kecil yang terintegrasi dengan layanan Trans-Jakarta," kata Direktur Keuangan PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) Welfizon Yusa dalam acara Temu Jurnalis Trans-Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, pada Agustus penjualan kartu mencapai 9.503 kemudian meningkat pada September mencapai 12.427 kartu. Peningkatan masih terjadi pada Oktober sebanyak 16.809 kartu dan pada November 27.235 kartu. "Ini mengalami kenaikan 187% pada November bila dibandingkan dengan Agustus."

Total keseluruhan penjualan kartu OK Otrip atau Jak Lingko hingga saat ini mencapai 131.787 unit. Artinya rata-rata penjualan per bulan mencapai 10.982 kartu (rata-rata per hari 354 kartu).

"Kartu Jak Lingko ini adalah cikal bakal terjadinya integrasi pembayaran. Nanti ke depan, kita akan buatkan electronic fair collection (EFC), yang akan menggabungkan pembayaran antara Trans-Jakarta, MRT, dan LRT," ungkapnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya