Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEPAS subuh, Aries Cahyadi bergegas menuju Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Hari itu merupakan saat yang ditunggu para pedagang kaki lima di Jalan Jati Baru Raya.
Mereka harus meninggalkan trotoar dan badan jalan, yang sudah setahun terakhir menjadi tumpuan untuk mendapatkan nafkah. Ini hari pertama bagi 446 PKL itu untuk berdagang lebih terhormat, di jembatan multiguna atau skybridge Tanah Abang.
Aries bukan pedagang. Dia ialah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Tanah Abang. Dia juga bertanggung jawab atas hajatan besar itu.
Sejak pukul 05.00 WIB, pedagang sudah datang. Mereka antre untuk mendapatkan kunci kios. “Hari ini, seharusnya semua PKL sudah berjualan di jembatan. Mereka telah diberi kunci sehingga barang dagangannya bisa dibawa ke kios,” ungkap Aries.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengungkapkan jumlah PKL yang menggelar dagangan di Jalan Jati Baru Raya mencapai 1.000 lebih. Sebanyak 446 orang akan menempati kios di skybridge, dan sekitar 200 orang akan diarahkan untuk menempati kios di Blok F Pasar Tanah Abang.
“Sisanya tidak boleh berjualan di trotoar lagi karena liar, tidak terdaftar.”
Untuk nasib mereka, Irwandi mengaku tidak akan pusing memikirkan. Pemerintah daerah tidak akan menyediakan tempat. “Jumlah PKL akan terus bertambah karena mereka melihat peluang bisa berdagang karena PKL lama dipindah ke atas. Itu sudah sifatnya PKL.”
Aries juga mengancam jika masih ada PKL yang berdagang di trotoar dan badan jalan, mereka pasti akan ditindak karena telah melakukan pelanggaran. Jalan Jati Baru Raya harus sudah bersih dari kegiatan pedagang kaki lima. Jalan raya itu akan dikembalikan ke fungsinya sehingga kendaraan umum yang seharusnya melewati rute tersebut tidak terhalang.
Dari pantauan Media Indonesia, beberapa jam setelah para pedagang kaki lima menempati jembatan multiguna, suasana pasar sudah terasa. Teriakan mereka menawarkan dagangan masih seperti saat beraksi di trotoar jalan.
Sejumlah warga juga sudah mampir, memilih pakaian yang mereka butuhkan. Hanya beberapa kios yang hari itu masih kosong, terkunci. (Fer/J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved