Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) William P Sabandar mengatakan secara resmi resmi nama MRT Jakarta telah digantikan menjadi Ratangga akan tetapi harga tiket atau tarif untuk jasa transportasi itu belum diputuskan.
"Tiketnya sedang dibicarakan dan menunggu keputusan dari pemerintah. Jadi dalam beberapa minggu ke depan ini, tiketnya akan segera ditentukan," kata Willy, Senin (10/12).
Dalam operasionalnya, MRT Jakarta membutuhkan waktu 30 menit untuk mencapai 13 stasiun dengan waktu pemberhentian setiap stasiun selama 1 menit.
"Waktu tempuh selama 30 dan berhenti di 13 stasiun dengan tepat waktu. Jadi jam 07.00 dari sini, maka jam 07.30 akan tiba di Bundaran HI," jelasnya.
Sementara itu, jika pada jam sibuk, yakni pukul 05.30 WIB sampai 08.30 WIB, jarak antar kereta itu akan berselisih hanya 5 menit. Sebaliknya, pada waktu normal, kereta akan ada 10 menit berselang di setiap stasiun.
Sebelumnya, Willy memastikan pembangunan stasiun MRT Jakarta mencapai 97,5%. Bahkan akhir Desember siap untuk uji coba tahap operasional.
"Jadi progres kita hari ini 97,5%. Kalau anda lihat tadi yang akan kita selesaikan itu adalah stasiun dan bagian dalam interior. Kita akan segera memasuki fase uji coba operasi pada akhir bulan ini," kata Willy, Senin (10/12).
Untuk uji coba operasional pada akhir Desember. Pihaknya memastikan sebanyak 16 rangakaian kereta MRT telah standby untuk digunakan.
"Itu 16 rangkaian kereta sudah hadir. Automatic Trans Operation Program itu juga sudah hampir selesai. Kalau kita mulai uji coba operasi pada Desember, diharapkan di pertengahan Maret kita selesai dan siap operasi secara komersial," paparnya.
Semua kelengkapan dan kesiapan terus dilakukan. Katanya, jadi pada saat uji coba operasional tentunya akan melibatkan masyarakat Jakarta secara terbatas.
"Nah itu yang nanti sekarang kita sedang siapkan. Nanti akan disampaikan corporate secretary caranya seperti apa jika masyarakat ingin terlibat dalam uji coba tersebut," terangnya.
Satu kereta MRT bisa memuat 200-300 penumpang dengan jumlah maksimal sekitar 1.800 penumpang untuk satu rangkaian kereta (6 kereta). Kecepatan rangkaian kereta MRT bisa mencapai 80 kilometer per jam di bawah tanah dan bisa meningkat hingga 100 km/jam di permukaan tanah. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved