Gerindra dan PKS Sibuk Lobi Cawagub makin tidak Jelas

(*/J-2)
06/12/2018 03:30
Gerindra dan PKS Sibuk Lobi Cawagub makin tidak Jelas
(Ist)

TARIK ulur rencana uji kepatut­an (fit and proper test) calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masih berlanjut. Kedua kubu saling mengelak untuk membahasnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, mengungkapkan hingga kini pihaknya masih belum mengetahui kapan waktu fit and proper test cawagub DKI akan dilakukan.

“Rabu (5/12) yang dihubungi Pak Syakir (Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo), minta diundur. Saya tanya Pak Syakir, dia bilang belum ada kesepakatan. Nanti dicarikan waktu yang pas,” kata Suhaimi saat dihubungi, Rabu (512).

Namun, Suhaimi mengungkapkan, PKS sebenarnya ingin segera melangsungkan pertemuan untuk mendapatkan keputusan. “Maunya cepat, tapi memang ternyata belum ada kesepakatan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, proses seleksi cawagub memang akan memakan waktu yang tidak sebentar karena masih harus melewati beberapa tahap untuk sampai pada pembahasan.

“Masih harus ada lobi dulu, harus bincang-bincang dulu. Politik gitulah tarik ulur. PKS maunya cepat. Maunya hari ini selesai rapat selesai tanda tangan namanya dikirim ke Pak Gubernur. Itu baru babak pertama, belum babak kedua di DPRD,” tutur Suhaimi.

Suhaimi juga mengungkapkan belum ada waktu pasti yang diberikan oleh pihak ­Gerindra untuk melangsungkan pertemuan antara pihak PKS dan Gerindra.

“Insya Allah kita maunya gitu. Nanti kita tanya lagi. Tapi kata Pak Syakir belum dikasih waktu definitif,” ungkap Suhaimi.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Syarif, mengatakan pihaknya akan menjadwalkan pertemuan kedua belah pihak pada minggu depan.

“Saya sih berharap sebelum pada kegiatan kunjungan kerja, antara Senin (10/12) sampai Rabu (12/12),” ujar Syarif.

Sebelumnya, PKS dan Gerin­dra berencana mengadakan pertemuan pada 4 Desember 2018 untuk membahas fit and proper test cawagub DKI Jakarta. Namun, pertemuan tersebut diundur sampai waktu yang belum ditentukan.

Posisi Wagub DKI masih kosong hingga kini setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri pada 27 Agustus silam untuk maju sebagai calon wakil presiden RI. Pengajuan nama cawagub nantinya harus melalui satu surat yang ditandatangani­ kedua partai pengusung Anies-Sandi itu. (*/J-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya