Puluhan Truk di Jalan Kalimalang Kena Sanksi Tilang

Gana Buana
05/12/2018 15:55
Puluhan Truk di Jalan Kalimalang Kena Sanksi Tilang
(ANTARA)

DINAS Perhubungan Kota Bekasi melakukan sanksi tilang kepada kendaraan bertonase delapan ton lebih yang hendak melintasi Jalan KH Noer Ali Kalimalang. Sanksi tilang itu dilakukan selama dua hari sejak Senin (3/12). Hasilnya, sebanyak 50 truk terkena sanksi tilang.

“Penilangan sudah kami lakukan mulai Senin (3/12), penilangan akan dilakukan seterusnya. Ini upaya pemerintah menjaga agar kerusakan jalan dapat dihindari. Apalagi saat ini musim hujan dan pengerjaan proyek tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) masih berlangsung,” ungkap Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Rabu (5/12).

Baca juga: Kota Tangerang Dipercaya Sebagai Tuan Rumah SAIK 2018

Johan mengatakan, selama ini, truk kontainer serta bus-bus angkutan umum sering melintasi Jalan KH Noer Ali atau Jalan Kalimalang untuk menghindari kemacetan yang terjadi di simpang Cikunir saat menuju ke arah Cikampek melalui Tol Jakarta-Cikampek. Sehingga, mereka kerap keluar di Gerbang Tol Kalimalang II dan masuk kembali ke Gerbang Tol Bekasi Barat untuk sampai ke tempat tujuan.

Selama dua hari penindakan, kata Johan, petugas banyak menindak truk yang keluar dari Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan hendak melintas ke Jalan KH Noer Alie Kalimalang.

“Penindakan hari pertama sebanyak 20 unit truk. Hari kedua sebanyak 30 unit truk. Ini kami lakukan terus hingga tak ada lagi truk besar yang berani melintas di Jalan KH Noer Ali,” lanjut dia.

Sejumlah sopir truk mulai kebingungan untuk mencari jalur alternatif dari kemacetan yang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Sebab, mereka pun tak bisa lagi melintas di Jalan Kalimalang.

“Baru tahu saya, nah kalau begitu kita lewat mana? Bingung juga jadinya,” ungkap salah satu sopir truk B 7176 WTF, Indrajaya.

Menurut Jaya, Jalan Kalimalang memang kerap jadi pilihan sopir truk menghindari kemacetan parah yang sering terjadi di tol Jakarta-Cikampek. Ia mengaku biasa melaju dari arah Tanjung Priok, Jakarta Utara menuju Bojong Menteng, Rawa Lumbu.

“Kalau macet saya suka keluar tol lewat Jalan Kalimalang,” kata dia.

Seperti diketahui, kerusakan badan jalan KH Noer Ali Kalimalang saat ini sudah berkategori sangat parah, setelah bergulirnya proyek pembangunan strategis nasional yakni tol layang Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Bacakayu).

Kerusakan jalan terjadi mulai dari Pasar Sumber Artha hingga simpang Mal Bekasi Cyber Park (BCP). Kerusakan jalan saat ini juga diperparah dengan datangnya musim hujan sehingga membuat lalu lintas pada jam sibuk kerja semakin padat. Laju kendaraan di lokasi itu berkisar antara 0 hingga 40 kilometer per jam pada saat berlangsungnya kepadatan. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya