Kota Tangerang Dipercaya Sebagai Tuan Rumah SAIK 2018

Sumantri
05/12/2018 13:46
Kota Tangerang Dipercaya Sebagai Tuan Rumah SAIK 2018
(Ist)

KOTA Tangerang dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini terus berbenah untuk meningkatkan pembangunan di segala bidang, terutama di bidang pariwisata. Sehingga kota Tangerang yang awalnya hanya di kenal dengan sebutan Kota Seribu Industri, kini menjadi kota Seribu Industri dan sejuta jasa.

Pembangunan-pembangunan yang melibatkan masyarakatpun terus menggeliat di kota Tangerang yang bermotor Akhlakul Karimah tersebut. Dan menjadikan kota Tangerang yang berdampingan dengan DKI Jakarta menjadi kota layak huni yang cukup mendapat perhatian dari masyarakat luas.

Dengan kondisi seperti itu, pada awal Desember (2-4/12/ 2018), Kota Tangerang dipercaya oleh Kementerian Komunikasi dan Infromasi (Kemenkominfo) melalui Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar di bidang kehumasan atau "Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) tahun 2018"

Pada event yang digelar secara rutin tiap tahun, dengan menghadirkan praktisi kehumasan, baik dari pemerintahan pusat, daerah, BUMN, BUMD serta perguruan tinggi itu, Kota Tangerang mengambil tema "Sinergi Indonesia Menuju Era Komunikasi 4.0".

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Tangerang Arief R, Wismansyah berharap, SAIK 2018 yang dilaksanakan di Kota Tangerang dapat menjadi jembatan informasi bagi masyarakat dan stakeholder lainnya terkait program-program pemerintah.

Karena kata Arief, ketika potensi yang dimiliki suatu daerah, termasuk Kota Tangerang dapat dikemas dengan baik dan kemudian diinformasikan kepada masyarakat dengan baik pula, tentu menumbuhkan peran serta mereka untuk terlibat dalam lelaksanaan pembangunan tersebut.

Salah satu contohnya, ketika Pemda Kota Tangerang melakukan pembangunan taman-taman di 13 Kecamatan di Kota Tangerang. Selain dukungan moral yang diberikan oleh masyarakat cukup tinggi, merekapun turut mempublikasikannya.

Begitupula dengan akan dihadirkannya beberapa Kampung tematik yang dapat menunjang dunia pariwisata di Kota Tangerang. Peran serta masyarakat di program tersebut akan dilibatkan secara penuh. “Peran serta masyarakat dalam menata Kota Tangerang ini, tentunya akan menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota yang layak dikunjungi," kata Arief.

Dalam kegiatan SAIK 2018 itu, Pemkot Tangerang juga memperkenalkan destinasi wisata dan keragaman budaya yang dimiliki Kota Tangerang. Para peserta diajak keliling ke lokasi-lokasi wisata tersebut dengan mengendarai bus Pariwisata (TAYO), Taman Gajah - Kampung Bekelir - Flying Deck Cisadane - Masjid Jami Kali Pasir - Museum Benteng Heritage - Vihara Boen Tek Bio - Cisadane Walk - Jembatan Berendeng - Masjid Raya Al A'zhom - Tangerang LIVE Room - Tangerang City Gallery - Taman Potret - Taman Kunci - dan Taman Bambu.

Di lokasi-lokasi wisata, para peserta Saik 2018 banyak yang berfoto ria. "Tolong fotoin saya," kata salah satu peserta yang berfoto dengan ondre di Kampung berkelir, Kelurahan Babakan. kecamatan Tangerang Kota, Kota Tangerang.

Begitupula ketika mereka sampai di Masjid Kali Pasir, Vihara Boen Tek Bio, Museum Benteng Heritage dan masjid Al azhom. Sehingga suasananya tampak meriah.

"Semua Destinasi Wisata di Kota Tangerang ini cukup bagus. Pokoknya keren,"" kata Neni Ida Rohmayanti peserta dari Diskominfo Kabupaten Kuburaya, Provinsi Kalimantan Barat saat berfoto di City Gallery, Pemkot Tangerang yang isinya foto-foto perjalanan Kota Tangerang. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya