Ojek Daring Diminta Patuhi Aturan Berlalu Lintas

Haufan Hasyim Salengke
04/12/2018 18:43
Ojek Daring Diminta Patuhi Aturan Berlalu Lintas
(MI/Bary Fathahilah)

CAMAT Kebayoran Lama Sayed Ali mengatakan masih banyak juru mudi ojek daring (ojol) yang mangkal, berhenti, atau menunggu penumpang di lokasi bukan peruntukannya. Alhasil, tindakan itu menimbulkan kemacetan, kesemrawutan, dan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

"Masih ada oknum-oknum (pengemudi ojol) yang sering mangkal dan parkir menunggu penumpang di tempat bukan peruntukannya," ujarnya saat hadir dalam acara peluncuran GrabBike Lounge di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

Baca juga: 8 Titik Kantong Parkir Ojek Online Bekasi Kurang Diminati

Ia mengaku banyak menerima laporan keluhan dari masyarakat atau pengguna jalan yang merasa terganggu dengan ketidaktertiban pengemudi ojol.

Laporan tersebut utamanya berkaitan dengan perilaku pengemudi ojol yang mangkal di stasiun, pusat perbelanjaan, rumah sakit dan lokasi-loksi keramaian. Mereka berkumpul di tempat-tempat itu sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya dan arus lalu lintas menjadi macet.

"Orang-orang yang melintas di situ merasa terganggu dan tidak nyaman. Ada orang-orang di sekitar kita yang punya hak untuk lewat di jalan raya dan trotoar," tandasnnya.

Ia mengingatkan kepada Gubernur Anies Baswedan agar dapat memfasilitasi ojol dengan memberikan ruang untuk antar jemput penumpang di kantor-kantor pemerintah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. "Sudah ada landasannya. Ini bentuk perhatian Pak Gubernur kita," kata dia.

Senada, Wakapolsek Kebayoran Lama Ajun Komisaris Budi Kuswanto menegaskan bahwa menjaga keamanan dan menghadirkan kenyamanan lingkungan harus menjadi priorotas bersama. "Kalau wilayah kita aman dan nyaman, kalau tidak ada komplain, sungguh senang rasanya," ujar Budi.

Tapi memang, kata dia, masih banyak masalah yang timbul akibat perilaku sebagian juru mudi ojol itu sendiri. Ia meminta semua pihak untuk mematuhi aturan dalam berlalu lintas.

Di kesempatan yang sama, Danramil 04/Kebayoran Lama Mayor Infanterti Iswanto mengajak juru mudi ojol untuk memanfaatkan fasiltas yang diberikan dengan baik. Ia menyebut mitra Grab atau GoJek sebagai pihak yang sangat dibutuhkan jasa mereka oleh masyarakat konsumen. Karena itu kegiatan melayani penumpang tidak boleh melabrak aturan.

"Kita sama-sama patuhi aturan lalu lintas dengan baik juga karena Bapak-Ibu orang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita," harapnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya