Retakan Terus Memanjang

(DD/J-1)
30/11/2018 06:10
Retakan Terus Memanjang
(ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

JALAN Raya Puncak, tepatnya di kawasan Riung Gunung, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kembali retak. Padahal, di titik itu tengah dilakukan perbaikan karena sebelumnya juga pernah terjadi longsor.

Berdasarkan pantauan di lapangan kemarin, retakan kian memanjang dan mengakibatkan penurunan tanah. Panjang retakan saat ini mencapai 20 meter, lebar sekitar 30 sentimeter (cm), dengan kedalaman retakan mencapai 3 meter. Sementara itu, penurunan tanahnya bervariasi, mencapai 20 cm hingga 50 cm.

Retakan juga menyebar di beberapa titik bibir badan jalan nasional penghubung Bogor-Cianjur-Bandung itu.

Pejabat pembuat komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan II Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Elsa Putra Fitriadi menyebutkan, selain karena intensitas guyuran hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, seringnya kendaraan berat yang melintas jadi penyebab keretakan jalan tersebut.

"Ini kita masih memperbaiki bekas longsor kemarin. Targetnya akhir tahun ini selesai pekerjaannya. Tapi ini sudah retak lagi," terangnya.

Berdasarkan laporan dari pekerjanya, belakangan ini banyak kendaraan besar seperti truk atau bus besar yang melewati jalur terlarang itu, baik pada siang maupun malam hari.

"Masih ada yang curi-curi lewat situ. Begitu laporan pekerja proyek," kata Elsa.

Saat ini, di tebing yang longsor itu sudah dibangun fondasi berbentuk tabung atau bore pile. Selain itu, sudah dibuat retaining wall 3 meter.

Longsornya tanah sudah seperti jadi langganan di kawasan itu. Kejadian longsor-longsor berskala kecil dan sedang beberapa kali terjadi di titik itu.

Longsor terparah terjadi pada Februari 2018. Bahkan akibat peristiwa itu, yang juga terjadi di titik lainnya di jalur tersebut, pemerintah sempat menutup jalur Puncak selama 15 hari, tepatnya mulai Gunung Mas hingga Cipanas bagi kendaraan roda empat.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya