Polisi Buru 3 Anggota Geng Nona

(Ant/J-1)
28/11/2018 08:30
Polisi Buru 3 Anggota Geng Nona
(Ist)

ANGGOTA Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih memburu tiga tersangka anggota Geng Nona, komplotan pencurian dengan kekerasan, yang selama ini beraksi di Terminal Tanjung Priok.

Kapolsek Tanjung Priok Komisaris Supriyanto menyatakan tiga penodong yang diburu itu berinisial F, RR, dan J, yang lolos dari kejaran polisi pada Senin (26/11) dini hari.

Polisi baru berhasil menangkap lima anggota geng tersebut, dua di antara mereka bahkan masih anak di bawah umur.

"Otaknya ini orang dewasa, si Nona ini. Dia yang mengajak. Suaminya pun melakukan yang sama dan sudah tertangkap. Nona punya anak enam," ungkap Supriyanto, kemarin.

Nona Haryati, 32, diduga sebagai otak dari tindak pidana kasus tersebut. Dia tertangkap basah seusai merampas barang milik penumpang yang baru saja turun dari bus. Saat kejadian, korban langsung melapor ke polisi. Karena saat penangkapan ponsel milik korban bermerek Samsung A8 masih berada di tangannya, Nona pun tak dapat berkelit.

"Kebetulan yang namanya Nona terlihat. Sempat melarikan diri, tetapi kami kejar dan tangkap. Kemudian dikembangkan, digeledah, dan ditemukan handphone di kantong pelaku. Kemudian ada korban yang mengaku itu handphone-nya," ungkap Supriyanto.

Setelah menangkap Nona, polisi langsung mengejar anggota sindikat yang dipimpinnya, yang kesemuanya masih berusia remaja. Polisi pun berhasil membekuk DS, 22, YR alias Kucing, 17, AG, 15, dan Adi bin Umar, 24.

"Mereka beraksi dengan membawa senjata tajam. Kebanyakan penumpang yang jadi korban itu berasal dari luar kota dan merasa takut. Korban kebanyakan berstatus mahasiswa," ujar Supriyanto.

Para pelaku beroperasi tiap subuh sekitar pukul 04.00-04.30 WIB saat bus dari luar kota mulai masuk terminal.

Modus mereka, pemumpang yang baru saja tiba didatangi pelaku yang masih di bawah umur dengan meminta-minta uang. Setelah itu, pelaku lainnya, sekitar 7-8 orang, mengeli-lingi korban dan mengambil paksa dompet dan gawai milik korban.

"Mereka sudah beraksi 30 kali dalam sebulan," ucapnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya