DPRD DKI Minta Revitalisasi Pasar tidak Naikkan Harga

Selamat Saragih
27/11/2018 21:40
DPRD DKI Minta Revitalisasi Pasar tidak Naikkan Harga
(MI/Djoko Sardjono )

DPRD DKI Jakarta menyetujui usulan Perumda PD Pasar Jaya atas dana sebesar Rp160 miliar untuk biaya merevitalisasi sejumlah bangunan pasar tradisional.

Hal ini penting guna memperbaiki dan mempercantik bangunan pasar tradisional agar mampu bersaing dengan supermarket atau toko swalayan.

"Dewan mendukung program Perumda Pasar Jaya terbukti kita sahkan usulan dana revitalissi pasar senilai Rp160 miliar kategori anggaran Penanaman Modal Daerah (PMD) Perumda Pasar Jaya," ungkap Anggota DPRD DKI dari Partai NasDem, Bestari Barus, di Gedung Dewan, Selasa (27/11).

Karena itu, lanjut Bestari, pihaknya meminta agar revitalisasi pasar tradisional tidak mengubah harga sewa kios. Menurutnya, sama saja bohong kalau revitalisasi jadi alat menggusur pedagang karena tidak mampu bayar sewa tempat.

"Kita khawatir revitalisasi pasar nantinya justru berimbas negatif yakni harga dagangan jadi naik, juga sewa kios sehingga pedagang tidak mampu bersaing dengan super market. Jangan jauhkan pedagang dengan pembeli," harap Bestari.

Menurut dia, Dewan setuju dengan revitalisasi tapi jangan menambah beban para pedagang.

"Ini buktinya kami bela rakyat sahkan Rp160 miliar untuk PMD Perumda Pasar Jaya," kata Bestari.

Bestari kemudian melihat, konsep pembangunan yang mengubah pasar tradisional menjadi pasar lebih modern jangan mengganggu stabilitas harga, khususnya di pasar tradisional yang murah jika dibandingkan dengan supermarket.

Karena itu, pihaknya menekankan kepada Perumda Pasar Jaya agar bertindak tegas tapi bijaksana mencari solusi. Hal itu komitmen Pemprov DKI dalam menjaga harga komoditi kebutuhan warga di pasar. Terutama mengenai harga sewa kios, serta membagi jarak dengan supermarket.

Dengan demikian, lanjut Bestari, pihaknya yakin masyarakat tetap menjadikan pasar tradisional tempat mencari komoditi utama.

"Yang kedua yakni bagaimana kita komitmen menjaga pasar tradisional. Jauhkan pasar tradisional dari supermarket, tindak tegas yang melanggar," tambah Bestari.

Kemudian mengenai dicapainya rusunawa, hotel, serta bioskop, Bestari menanggapi hal itu, kondisinya jangan sampai merusak citra pasar tradisional tempat belanja yang murah, melimpah, dan berkualitas. Karena pemeliharaan difokuskan agar pasar tetap menjadi kebutuhan utama masyarakat. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya