Dinilai Bermuatan Politis, Reuni 212 Didominasi Pendukung Prabowo

Micom
23/11/2018 13:30
Dinilai Bermuatan Politis, Reuni 212 Didominasi Pendukung Prabowo
(ANTARA FOTO/ Reno Esnir)

RENCANA reuni yang digelar Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) pada 2 Desember 2018 mendatang masih diyakini bermotif politik. Hal ini masih diyakini Sonny Majid, dosen Universitas Pamulang (Unpam).Menurutnya, muatan politis dalam reuni 212 itu tidak bisa terbantah.

Hal itu dikuatkan oleh banyaknya tokoh penggagas reuni merupakan bagian dari tim pemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Bagaimana mungkin mereka (PA 212) mengatakan bahwa reuni 212 tidak bermuatan politik, sementara pelaksana dan tokoh-tokoh yang akan hadir dominan adalah bagian dari tim pemenangan dan para pendukungan pasangan capres cawapres Prabowo-Sandi.

Saya sudah katakan dari jauh-jauh hari," ujarnya, Jumat (23/11).

Ia menuturkan, Slamet Maarif sebagai pelaksana reuni, merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Ditambah lagi juru bicara aksi reuni 212 Novel Bamukmin yang juga merupakan pendukung Prabowo-Sandi.

"Sekarang mereka (panitia reuni 212) sedang mempertimbangkan mengundang pasangan capres-cawapres 02. Saya yakin baik Prabowo dan Sandi dipastikan hadir, bisa salah satunya.

Tidak mungkin tidak hadir, ini kan konsolidasi. Aksi reuni ini kesempatan untuk dikapitalisasi," tegasnya.

"Jadi ini bukan gerakan murni yang katanya membela kepentingan Islam," kata Sonny menambahkan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Sonny mengatakan beberapa tokoh yang jelas mendukung pasangan Prabowo-Sandi akan hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Ustaz Tengku Zulkarnain yang jelas-jelas tidak akan mendukung KH Ma'ruf Amin yang dipilih Joko Widodo sebagai cawapresnya.

Kemudian ada Haikal Hassan Baras dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) yang sebelumnya bernama GNPF-MUI. Adalagi Ketua MUI Sumatra Barat Gusrizal Gazahar.

Beberapa nama lainnya seperti Hidayat Nur Wahid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Ustaz Arifin Ilham dari Majelis Dzikir Az-Dzikra, Elfa Hendri Mukhlis selaku Ketua Umum Dai Rantau Minang.

"Silakan dikroscek ulang. Saya dapat infonya nama-nama itu katanya hadir," pungkas Sonny yang juga pegiat kajian ekonomi dan politik ini. (RO/OL-1)

 

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya