Istri Bantu Nurhadi Habisi Nyawa Dufi

(Gan/Fer/J-1)
22/11/2018 08:45
Istri Bantu Nurhadi Habisi Nyawa Dufi
(ANTARA FOTO/Nalendra)

PEMBUNUH Abdullah Fitri Setiawan yang akrab disapa Dufi ditangkap saat sedang menyeduh kopi di belakang tempat pencucian motor 'Omen' di Kelurahan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Pelaku, M Nurhadi, tak berkutik saat dibawa petugas masuk ke mobil polisi.

"Cepat sekali penangkapannya, polisi langsung membawa pelaku ke dalam mobil," kata salah satu petugas pencucian motor, Dede, 38, kemarin.

Menurut Dede, pelaku baru sekali itu mencuci sepeda motornya di tempat pencucian motor tersebut. Setelah sepeda motornya selesai dicuci, pelaku menyeduh kopi di ruang tunggu.

"Tiba-tiba langsung masuk petugas dan dia ditangkap. Kita semua juga enggak ada yang menyadari bakal ada penangkapan itu," ujarnya.

Pelaku diketahui langsung dibawa ke Polda Metro Jaya beserta sepeda motor miliknya. Dalam penangkapan itu petugas berhasil menyita telepon seluler milik korban, KTP, SIM, kartu ATM, dan buku milik korban.

Kapolsek Bantar Gebang Komisaris Siswo saat dimintai komfirmasi membenarkan adanya penangkapan pelaku. "Iya benar ada penangkapan pelaku pembunuhan oleh petugas Polda Metro Jaya," tukasnya.

Di kesempatan berbeda, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya memastikan M Nurhadi tak sendiri dalam menjalankan aksinya. Istri Nurhadi, Sari Murniasih, diduga ikut menjadi pelaku pembunuhan sadis terhadap Dufi.

"Iya, keduanya pasangan suami-istri," kata Argo kepada wartawan.

Ia menjelaskan tindak lanjut dan proses penyelidikan tersangka akan ditangani oleh Polres Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Iya sesuai tempat kejadian dan ditemukannya jasad korban, tersangka MN kita serahkan ke Polres Kabupaten Bogor. Di sana dilakukan penyelidikannya," sebut Argo.

Kedua pelaku telah dibawa keluar dari Polda Metro Jaya pada kemarin siang. Dari pantauan, keduanya menggunakan pakaian oranye dan kedua tangan mereka diborgol

"Selanjutnya diserahkan ke Polres Kabupaten Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik," terangnya.

Motif perampokan

Polisi menyebut motif pembunuhan Dufi terkait dengan perampokan. Dufi dibunuh di kontrakan tersangka M Nurhadi di Bojong Kulur, lalu mayatnya dimasukkan ke sebuah drum dan dibuang di sebuah jalan di Klapanunggal, Bogor.

"Motifnya sementara pe-rampokan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan.

Nurhadi diduga membunuh Abdullah Fitri Seti-awan di Kampung Bubulak RT 03/RT 04, Desa Bojong Kulu, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (17/11) lalu. Jenazah Dufi kemudian dimasukkan ke drum dan ditemukan oleh masyarakat di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/11/2018), sekitar pukul 06.30 WIB.

Sejumlah barang yang ditemukan polisi di sebelah Water Kingdom, Jalan Cileungsi-Jonggol, Kampung Cigarogol, Kelurahan Mekar-sari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, diduga milik Dufi.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya