Gelar Maulid Nabi di Istana Bogor, Jokowi Klarifikasi Hoaks

Rudy Polycarpus
21/11/2018 22:00
Gelar Maulid Nabi di Istana Bogor, Jokowi Klarifikasi Hoaks
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

PRESIDEN Joko Widodo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitussalam Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, bersama 75 ulama dari Kota/Kabupaten Bogor, Rabu (21/11) malam.

Presiden memakai kesempatan itu guna mengklarifikasi sejumlah fitnah dan hoaks kepadanya. Fitnah yang dimaksud berkaitan dengan isu Partai Komunis Indonesia (PKI), antek asing, membanjirnya tenaga kerja asing, dan anti-Islam.

"Isu ini masih banyak sekali masyarakat ingin bertanya, berkaitan tenaga kerja asing, yang banyak dimasalahkan dari China. Negara kita ini TKA tidak banyak dibanding seluruh penduduk kita, 0,03%. Di Saudi Arabia itu 23% yang sebagian besar dari Indonesia kurang lebih 500 ribu yang legal. Yang ilegal mungkin lebih besar," ujarnya didampingi Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Selanjutnya, Jokowi menyampaikan sumber daya alam yang sebelumnya dikuasai asing selama puluhan tahun telah berhasil direbut kembali oleh pemerintah Indonesia. Misalnya Blok Mahakam dan Blok Rokan, yang sudah dikuasai sepenuhnya oleh PT Pertamina.

Meski sudah tidak terhitung berapa kali Presiden meluruskan fitnah-fitnah tersebut setiap kali berkunjung daerah, namun tetap masih ada masyarakat yang memercayainya.

Ia mempersilakan masyarakat jika ada yang ingin menelusuri silsilah keluarganya.

"Masih ada yang percaya saya PKI. Masa ada aktivis PKI balita.? Ini gak kena, ganti lagi ke orang tua saya, nenek, kakek, keluarga saya muslim, keluarga besar orang tua saya muslim, kakek-nenek saya muslim," jelasnya.

Pertemuan Presiden dengan para ulama di Masjid Baitussalam, berlangsung singkat yang dimulai setelah salat Magrib dan diakhiri mamasuki salat Isya.

Setelah bertemu singkat di Masjid, Jokowi dan para ulama melanjutkan kegiatan yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Kepresidenan Bogor. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya