Anies: Stadion BMW tetap Dibangun BUMD

Nicky Aulia Widadio
19/11/2018 15:40
Anies: Stadion BMW tetap Dibangun BUMD
(MI/Pius Erlangga)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan berkukuh agar pembangunan stadion bertaraf internasional di kawasan Taman BMW, Jakarta Utara tetap dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo. Sebab, Anies tidak percaya jika pengelolaannya ditangani dinas.

"Kita tidak ingin stadion ini seperti GOR, gelanggang olahraga yang maintanance-nya ala kadarnya, yang pemanfaatannya itu-itu saja," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (19/11).

Anies tidak menampik bahwa fasilitas yang dikelola swasta biasanya lebih baik dibanding jika dikelola oleh pemerintah.

"Kita secara umum aja kita jujur, fasilitas yang dikelola oleh pemerintah seluruh Indonesia bandingkan dengan dikelola swasta. Coba lihat, kenyataannya yang dikelola swasta umumnya lebih baik," tuturnya.

Menurut Anies, ketika stadion BMW dikelola BUMD, pengembangan bisnisnya bisa lebih maksimal. Jakpro sebagai BUMD yang ditugaskan untuk membangun stadion bertaraf internasional itu pun bisa lebih leluasa bekerja sama dengan skema business to business dengan pihak lain.

Baca juga: Jakpus Andalkan Pompa untuk Atasi Genangan selama Musim Hujan

Anies mencontohkan fasilitas equestrian dan velodrome di Rawamangun, yang juga dibangun oleh BUMD untuk perhelatan Asian Games 2018 lalu. Kedua fasilitas olahraga itu berstandar internasional.

"Dengan diserahkan kepada BUMD mereka bisa membangun dengan standar yang tinggi dan pengelolaannya nanti B2B (business to business). Pengelolaan B2B membuat ini bisa maju dan berkembang. Jadi itu sebabnya kita menugaskan BUMD dan tentu ini perlu pembicaraan. Tapi saya mengharapkan ini bisa tuntas segera dan kita punya stadion," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta stadion yang akan menjadi kandang Persija Jakarta itu dibangun oleh Dinas Pemuda dan Olahraga DKI melalui lelang. Prasetio tidak akan menyetujui usulan penyertaan modal daerah (PMD) sekitar Rp1,5 triliun yang diajukan Jakpro dalam APBD DKI 2019 untuk membangun stadion BMW. Berdasarkan perhitungan Jakpro, pembangunan stadion BMW membutuhkan dana Rp4,5 triliun selama tiga tahun. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya