Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta menunjuk Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro sebagai anggota tim uji kelayakan dan kepatutan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Siti dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif akan menjadi perwakilan Gerindra di tim tersebut.
"Selain saya, Profesor Siti Zuhro, peneliti senior LIPI," kata Syarif ketika dihubungi, Kamis (15/11).
Syarif menyebut, wanita yang akrab disapa Wiwiek itu dipilih lantaran memiliki keahlian untuk menyeleksi. Selain itu, pendapat pakar dinilai penting dalam menetapkan tolak ukur kepatutan dan kelayakan yang diharapkan dai bakal calon Wakil Gubernur DKI.
"Kalau saya ditempatkan di partai tugasnya akan seleksi secara politik, pakar harus diundang dong, bagaimana pun kita enggak punya ukuran-ukuran. Kalau ahli kan bisa," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Wiwiek mengaku belum mengetahui perihal penunjukan dirinya oleh Gerindra. Wiwiek menuturkan, dirinya memang beberapa kali masuk ke dalam panitia seleksi untuk pejabat eselon 1 dan 2 di kementerian dan lembaga. "Saya belum dapat surat. Tunggu suratnya dulu baru saya terangin ya," ujarnya.
Selanjutnya, Gerindra akan bertemu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membahas terbentuknya tim uji kepatutan dan kelayakan ini. Pertemuan rencananya digelar Sabtu (17/11) mendatang. Dia menargetkan pada akhir 2018 mendatang telah ada nama calon wagub DKI yang diusulkan ke Gubernur Anies Baswedan. Setelahnya, Anies bisa mengusulkan kedua nama itu ke DPRD DKI untuk dipilih melalui mekanisme pemungutan suara. "Agendanya berembuk dengan PKS buat timeline. Kesepakatannya kayak apa. Kalau saya pribadi, bukan institusi, ya akhir tahun sudah dapat nama lah untuk diajukan ke Pak Anies," kata Syarif.
Baca juga: Gerindra Tunjuk Syarif Masuk Tim Fit & Proper Cawagub DKI
Gerindra sendiri menginginkan agar ada empat orang bakal cawagub DKI dari PKS yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan. Sejauh ini PKS baru memutuskan dua nama untuk diusulkan, yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Agung Yulianto.
"Minimal empat nama (berdasarkan) petunjuk Ketua DPD (Mohamad Taufik)," ucapnya.
Sebelumnya, Gerindra dan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta sepakat membentuk tim fit and proper test. Tujuannya untuk menyeleksi kandidat calon wagub DKI terlebih dulu sebelum mengajukan nama kepada Anies. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved