Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menuturkan pihaknya siap memenuhi semua persyaratan yang diajukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk membangun fasilitas umum seperti toilet di jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Fasilitas toilet, ya kan kita bahas terus. Selama ini koordinasi dengan KAI baik kok,” kata Yoory ketika ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin.
Ia mengakui sejumlah kesepakatan yang dibuat Pemprov DKI dan PT KAI terkait dengan pembangunan skybridge itu ada yang belum terealisasi.
Senior Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo bahkan menyebut mo-lornya peresmian skybridge itu akibat belum adanya fasilitas umum yang dibangun, sesuai dengan kesepakatan yang dibuat Pemprov DKI-PT KAI.
“Itu kesepakatan bersama yang perlu disepakati. Sudah disepakati pemerintahan DKI Jakarta tentang adanya fasilitas umum, seperti toilet dan musala,” ujar Edy.
Dalam menjawab masalah itu, Yoory mengaku pihaknya sudah menyiapkan area pembangunan untuk toilet bagi pengunjung skybridge. Rencananya akan dibangun tiga hingga empat toilet di lokasi tersebut.
“Lokasinya nanti di sebelah utara, di bawah skybridge, dekat halte Jak Lingko,” tambahnya.
Awalnya, Pemprov DKI menargetkan skybridge sudah bisa digunakan pada 23 November mendatang.
Namun dengan adanya kesepakatan soal fasilitas sosial itu, waktu penyelesaiannya bisa lebih panjang lagi. “Pekerjaan tambahan, sesuai permintaan dari pada PT KAI. Itu akan segera kita kerjakan setelah ada kesepakatan,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho menuturkan Pemprov DKI dan PT KAI belum menyepakati sejumlah hal terkait dengan pembangunan skybridge. Ada lima hal yang belum disepakati yakni arus (flow) penumpang, permasalahan aset, pintu penghubung skybridge menuju Stasiun Tanah Abang, sarana-prasarana pendukung skybridge, dan soal keamanan.
Lima hal itu harus dituntaskan terlebih dulu agar pembangunan skybridge oleh PD Pembangunan Sarana Jaya benar-benar rampung.
Soal sarana-prasarana, misalnya, ada 446 kios yang ada di skybridge. Jika satu kios dijaga dua pedagang, berarti ada lebih dari 800 orang yang diperkirakan ada di skybridge di satu waktu.
PT KAI keberatan jika mereka menggunakan fasilitas toilet di Stasiun Tanah Abang. Karena itu, PT KAI meminta PD Pembangunan Sarana Jaya selaku BUMD yang ditugaskan membangun skybridge juga menyediakan fasilitas umum di jembatan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved