Gerindra Tunjuk Syarif Masuk Tim Fit and Proper Cawagub DKI

Nicky Aulia Widadio
14/11/2018 14:56
Gerindra Tunjuk Syarif Masuk Tim Fit and Proper Cawagub DKI
(MI/MOHAMAD IRFAN )

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta menunjuk Syarif yang merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI untuk masuk ke dalam tim uji kepatutan dan kelayakan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Dari Gerindra salah satunya Pak Syarif," ujar Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/11).

Sementara satu nama lainnya dari Gerindra, masih dibicarakan lebih lanjut secara internal. Ada usulan agar satu nama lainnya berasal dari kalangan pakar."Yang satu dalam pertimbangan, ada yang bilang pakar," tambahnya.

Baca juga: PKS Tunjuk Dua Nama Masuk Tim Penyeleksi Cawagub DKI

Taufik melanjutkan, calon wagub DKI harus individu yang memahami persoalan Ibu Kota. Selain itu, mengenali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gubernur DKI Anies Baswedan.

Ketua Fraksi Partai PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menuturkan jika dua nama anggota tim dari Gerindra telah diputuskan, tim uji kepatutan dan kelayakan dari PKS dan Gerindra akan bertemu membahas kelanjutan proses pengujiannya.

"Nanti disepakati oleh tim. Jadi ketemu tim dulu baru kemudian menentukan langkah-langkah dan hal-hal yang nanti kira-kira untuk dipertanyakan kepada cawagubnya," kata Suhaimi.

Suhaimi sendiri telah ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS untuk masuk dalam tim fit and proper test bersama Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo. Suhaimi menuturkan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang terpilih nantinya harus memiliki kecocokan dengan Anies.

Baca juga: M Taufik Minta Cawagub DKI Penuhi 3 Kriteria

"Yang pokok adalah dia bekerja sama dengan Pak Gubernur untuk merealisasikan janji-janji yang sudah menjadi janji Pak Gubernur, 23 janji itu. Nah wagub harus punya chemistry dengan Pak Gubernur," jelas Suhaimi.

Sebelumnya, Gerindra dan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta sepakat membentuk tim fit and proper test. Tujuannya untuk menyeleksi kandidat calon wagub DKI terlebih dulu sebelum mengajukan nama kepada Anies. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya