Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat, rampung pada 23 November mendatang.
"Dari Kontraktor per kemarin dipastikan tanggal 23 selesai semuanya. Jadi kita lihat nanti, itu laporan tadi malam. Kan saya bilang, akan saya cek updatenya," kata Anies, Rabu (14/11).
Pengerjaan secara presentasenya sudah mencapai 95% - 96%. Menurut Anies prosesnya saat ini tinggal finishing.
"Kemudian terutama halte non-TJ, tanaman rambat, dan tambahan pekerjaan kecil di kanan kiri lokasi kontruksi," ulasnya.
Anies mengakui adanya sejumlah kesepakatan yang segera dituntaskan antara Pemprov DKI dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Namun, proses itu tidak menjadi kendala dan masalah.
"Enggak. Hal-hal yang memang masih dibicarakan, biar dibicarakan antarpihak. Tidak dibicarakan lewat komunikasi publik. Memang masih ada yang dibicarakan. Ya sama aja. Dalam banyak banyak urusan selalu ada agenda yang belum selesai. Tapi itu biar jadi bagian dalam proses normalnya," paparnya.
Baca juga: PT KAI dan Pemprov DKI saling Klaim Tanah di Jatibaru
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saling mengklaim tanah seluas 18 meter yang digunakan untuk pembangunan skybridge. PT KAI menyebut kepemilikan lahan tersebut sudah diatur dalam Undang-undang Perkeretaapian.
PT KAI menuntut Pemprov DKI membayar sewa karena membangun di atas aset PT KAI. Permasalahan aset ini kemudian dilaporkan ke Ombudsman DKI Jakarta.
"PT KAI mengatakan mengggunakan Undang-undang Perkeretaapian yang lama. Sementara Pemprov DKI memakai peraturan perundangan yang baru, maka ketika itu sudah tidak lagi diklaim salah satu pihak, maka itu menjadi aset negara," sebut Ketua Ombudsman DKI Jakarta, Teguh Nugroho di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Untuk memecahkan masalah tersebut, Teguh berencana mempertemukan Pemprov DKI dan PT KAI. Ia ingin masalah aset tersebut selesai dengan cepat.
"Tapi memang untuk masalah ini tidak bisa satu dua hari. Ini masalah jangka panjang. Tapi pada prinsipnya, mereka sepakat mendukung program skybridge," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved